cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Gubernur Jateng Siapkan Tahapan Relokasi Warga Terdampak Banjir Purbalingga
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Gubernur Jateng Siapkan Tahapan Relokasi Warga Terdampak Banjir Purbalingga
Banyumas Raya

Gubernur Jateng Siapkan Tahapan Relokasi Warga Terdampak Banjir Purbalingga

N Harstanto
Last updated: 30 Januari 2026 20:08
N Harstanto
Published: 30 Januari 2026
Share
gubernur jateng
Gubernur Ahmad Luthfi memimpin Rapat Percepatan Penanganan Bencana di Posko Tanggap Darurat Balai Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, Jumat (30/1/2026).(Foto :Prokopim Setda Purbalingga).
SHARE

Gubernur Jateng  Siapkan Tahapan Relokasi  Warga Terdampak Banjir Purbalingga

 

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi akan menyiapkan proses relokasi bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Purbalingga. Langkah itu dilakukan setelah kebutuhan logistic dasar relatif dipenuhi.

Pernyataan itu disampaikan  memimpin Rapat Percepatan Penanganan Bencana di Posko Tanggap Darurat Balai Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, Jumat (30/1/2026). Gubernur  didampingi Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Wabup Dimas Prasetyahani, Ketua DPRD HR Bambang Irawan , serta jajaran Forkopimda.

Gubernur menyampaikan penanganan bencana harus berlanjut pada pemulihan jangka menengah dan panjang, melalui penyediaan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang akan direlokasi dari zona rawan.“Penanganan bencana tidak cukup dengan dapur umum dan bantuan. Ke depan, masyarakat harus bisa kembali eksis dan hidup layak pasca bencana. Karena itu diperlukan data by name by address yang akurat,” ujarnya.

916 Jiwa Mengungsi, 120 Rumah Warga Terdampak

Berdasarkan Situational Report (Sitrep) Purbalingga per 29 Januari 2026, bencana banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan 916 jiwa mengungsi di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, dengan rincian: Villa Serang: 177 jiwa, Sambas: 204 jiwa, Tersebar di rumah warga: 535 jiwa. Sedangkan di Desa Sangkanayu total 129 Jiwa, tersebar di Sangkanayu Hills 51 jiwa dan tersebar di rumah warga sebanyak 78 jiwa.

Sementara itu, total 120 rumah/bangunan warga terdampak di tiga desa, dengan klasifikasi kerusakan sebagai berikut: Rusak berat: 33 unit, Rusak sedang: 28 unit, Rusak ringan: 59 unit. Kerusakan tersebut tersebar di: Desa Serang, Desa Kutabawa di Kecamatan Karangreja serta Desa Sangkanayu di Kecamatan Mrebet.

Selain permukiman, bencana juga merusak infrastruktur vital, tercatat 8 jembatan terdampak, sebagian di antaranya putus dan saat ini masih ditangani dengan jembatan darurat, serta berdampak pada ratusan hektare lahan pertanian warga yang tertimbun material longsor dan banjir.

Baca Juga  Geger Lokasi Puskesmas II Cilongok: Kades Kasegeran Mundur, Anggota DPRD Banyumas Usul Solusi 'Jalan Tengah' Ini!

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berkomitmen melakukan revitalisasi jembatan-jembatan yang rusak, baik melalui APBD Provinsi Jawa Tengah maupun sinergi dengan kementerian terkait serta TNI–Polri.

Pemkab Purbalingga Siapkan Lahan Relokasi

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Gubernur yang sejak hari pertama telah mengerahkan BPBD Provinsi Jawa Tengah beserta OPD terkait dalam penanganan bencana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa dan masyarakat setempat. Lahan untuk Huntara dan Huntap sedang dicarikan, dan kebutuhan luasannya tengah kami hitung,” jelas Bupati.

Ia menambahkan, kebutuhan logistik masyarakat sebagian besar telah terpenuhi melalui Pemkab dan para donatur. Namun, sejumlah pekerjaan rumah masih menjadi perhatian bersama, antara lain pembangunan jembatan permanen, penyediaan instalasi air bersih permanen, pembersihan lingkungan, serta penataan dan relokasi lahan bagi warga terdampak.

Gubernur Salurkan Bantuan

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Pemprov Jawa Tengah menyalurkan bantuan total senilai Rp 689 juta, terdiri dari: Rp 289 juta bantuan logistik makanan dan nonmakanan, obat-obatan, tas dan seragam sekolah, serta permainan anak; Rp 400 juta dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Provinsi Jawa Tengah; Bantuan tambahan dari Korpri Jawa Tengah.

Dinas Pendidikan Banyumas Klaim Aspirasi Mahasiswa Terakomodasi dalam Program Trilas
Satlantas Polres Purbalingga Berikan Pelayanan Humanis di Mudik Lebaran
Mengulas Pesona Desa Alasmalang di Banyumas, Surga Durian Bawor
Gema Harapan dari Halaman Rutan Banyumas: Alunan Musik Religi Warga Binaan Sentuh Hati Masyarakat
Menjaga Tebing Sungai Merawu dengan Dekem, Kearifan Lokal Warga Banjarnegara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan