Perjuangan keras Persibangga Purbalingga untuk membalikkan keadaan di paruh kedua tidak membuahkan hasil. Menjamu Wahana FC Pekanbaru dalam lanjutan Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 di Stadion Goentoer Darjono, Selasa (2/6/2026) sore, tim tuan rumah dipaksa menyerah dengan skor akhir 0-2.
Alih-alih mencetak gol penyeimbang lewat gelombang serangan sejak awal babak kedua, kelengahan di barisan pertahanan pada menit-menit akhir justru membuat Laskar Jenderal Soedirman harus merelakan poin penuh jatuh ke tangan tim tamu.
Dominasi Awal yang Gagal Memecah Kebuntuan
Keluar dari kamar ganti dalam posisi tertinggal, skuad asuhan Agus Riyanto langsung menerapkan strategi menyerang total. Dipimpin oleh kapten Andre Putra Wibowo, lini depan Persibangga langsung mengurung area pertahanan Wahana FC guna memburu gol cepat.
Tuan rumah sempat mendapatkan dua momentum emas secara beruntun melalui skema bola mati, masing-masing lewat eksekusi tendangan bebas dan tendangan sudut. Sayangnya, kemelut yang terjadi di depan gawang gagal dikonversi menjadi gol akibat ketangguhan kiper tim tamu, Maher Latief Suryanto, yang tampil solid di bawah mistar.
Asyik menekan, lini belakang Persibangga sempat renggang pada menit ke-54. Penyerang Wahana FC, Usama Ahmad Raihan, berhasil lolos dari jebakan *offside* dan berdiri bebas tanpa kawalan. Beruntung bagi kubu Purbalingga, penyelesaian akhir Usama masih melenceng tipis di sisi gawang.
Rapatnya Defensif Lawan dan Petaka Blunder Menit Akhir
Hingga memasuki menit ke-70, gelombang serangan Persibangga terus mengalir, namun mereka selalu membentur tembok kokoh yang digalang lini belakang Wahana FC. Disiplinnya barisan pertahanan tim tamu membuat setiap upaya tusukan dan umpan silang tuan rumah selalu patah sebelum masuk ke kotak penalti.
Kekecewaan publik tuan rumah akhirnya memuncak tepat di menit ke-90. Berniat mengamankan area pertahanan dari serangan balik, koordinasi lini belakang Persibangga justru kacau.
Penjaga gawang Aldiano Sefiola Wirayuda melakukan kesalahan fatal saat mengantisipasi datangnya bola. Bola liar tersebut langsung disambar oleh gelandang Wahana FC, Randi Syahputra (6), yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang sudah melongpong. Skor berubah menjadi 2-0.
Gol telat dari Randi Syahputra tersebut sekaligus menyudahi perlawanan tuan rumah. Dengan hasil kekalahan ini, Persibangga Purbalingga harus segera berbenah untuk menatap laga selanjutnya di Putaran Nasional Liga 4, sementara Wahana FC pulang dengan poin penuh yang krusial.

