Seorang pria berinisial BD disidang di Pengadilan Negeri Purwokerto karena menjual nomor togel hongkong.
Mulanya DB adalah pedagang pempek, makanan khas Palembang. Berjualan pempek ternyata tak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Maka, BD nyambi jualan nomor togel Hongkong.
BD menjual nomor togel mulai Oktober 2025. Jadi, sembari jualan pempek dia juga jualan nomor togel di kompleks Pasar Wage Purwokerto. BD menjual nomor togel dari pukul 16.00 sampai 22.00 WIB.
Di dunia perjudian togel sebagai pedagang, DB mendapatkan omset Rp200 ribu sampai Rp350 ribu per hari. Total pembeli yang membeli togel Hongkong ke DB per hari adalah Rp200 ribu sampai Rp350 ribu. Dari penjualan itu BD mendapatkan uang untuk menambah pendapatan buat kehidupan sehari-hari.
Dibekuk Saat Jual Togel
Aparat Polres Banyumas menangkap BD pada 1 Maret 2026 pada pukul 20.00 WIB. BD ditangkap saat jualan togel di Pasar Wage Purwokerto. Dalam penangkapan itu diamankan beberapa barang bukti.
Barang buktii itu adalah satu buah handphone merk Samsung A6+ warna hitam, satu buah Bolpoin warna hitam, satu buah spidol warna hitam. Lalu, dua lembar kertas bekas bungkus rokok, 12 lembar potongan kertas bekas bungkus rokok, uang tunai Rp. 310.000. Uang tersebut yang merupakan hasil pemasangan nomor togel dari para pembeli/pemasang.
BD kini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto sejak 20 Mei 2026. Setelah didakwa dengan pasal KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun, sidag bagi BD kini dalam tahap pembuktian pihak jaksa penuntut umum.

