cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Purbalingga Jadi Percontohan Digitalisasi Layanan Kesehatan Primer
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Purbalingga Jadi Percontohan Digitalisasi Layanan Kesehatan Primer
Banyumas Raya

Purbalingga Jadi Percontohan Digitalisasi Layanan Kesehatan Primer

N Harstanto
Last updated: 11 Maret 2026 02:56
N Harstanto
Published: 11 Maret 2026
Share
Digitalisasi layanan kesehatan primer purbalingga
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan kerja di Kabupaten Purbalingga, Selasa (10/3/2026). (Foto :NH)
SHARE

Pemkab Purbalingga menjadi percontohan penerapan digitalisasi layanan kesehatan primer di Puskesmas dan Posyandu. Kebijakan tersebut mendapatkan apresiasi dari Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang meninjau langsung inovasi tersebut, Selasa (10/3/2026).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kabupaten Purbalingga berpotensi menjadi contoh penerapan di daerah lain di Indonesia.Menkes mengatakan digitalisasi layanan di puskesmas dan posyandu tersebut merupakan bagian dari proyek Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites (SPHERES).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Oxford University Clinical Research Unit (OUCRU) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang saat ini diuji coba di dua daerah, yakni Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Lombok Barat.

“Background-nya waktu itu kita adakan lomba, daerah mana yang komitmennya paling tinggi untuk program percontohan transformasi digital layanan primer di puskesmas dan posyandu. Alhamdulillah yang menang dua bupati, yaitu dari Lombok Barat dan Purbalingga,” kata Menkes Budi usai mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Purbalingga.

Menkes mengaku telah mengunjungi sejumlah lokasi proyek SPHERES untuk meninjau perkembangan implementasi program sekaligus mengevaluasi progres digitalisasi layanan kesehatan primer di kedua daerah tersebut.Menurut dia, hasil peninjauan menunjukkan perkembangan yang cukup baik sehingga diharapkan dapat menjadi model penerapan bagi daerah lain di Indonesia.

“Sekarang kita melakukan reviu progres programnya seperti apa dan saya melihat bagus sekali. Mudah-mudahan nanti bisa jadi contoh untuk diimplementasikan di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia,” katanya.

Kemenkes menargetkan penerapan digitalisasi layanan kesehatan primer dapat dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu sekitar tiga tahun. Penggunaan sistem digital tersebut tidak sekadar mengumpulkan data kesehatan masyarakat, juga memanfaatkan data itu untuk upaya pencegahan penyakit.

Baca Juga  91 Ribu Peserta BPJS PBI di Banjarnegara Dinonaktifkan, Begini Cara Mengaktifkannya Kembali

“Tujuannya data itu harus dipakai agar masyarakat kita lebih sehat. Di Kabupaten Purbalingga penyakit darah tinggi yang banyak ditemukan, kalau dibiarkan bisa jadi stroke, jantung, atau ginjal. Dengan data itu kita bisa segera melayani dan memberi obat agar tekanan darahnya turun,” imbuhnya.

Menkes menyampaikan sistem digital juga diharapkan dapat mengurangi beban administrasi tenaga kesehatan di puskesmas dan posyandu yang selama ini harus mengisi berbagai aplikasi dan laporan secara terpisah.

“Dengan ini diharapkan tenaga kesehatan bisa lebih banyak melayani masyarakat, bukan sibuk mengisi laporan atau aplikasi milik kementerian maupun pemerintah daerah,” kata Menkes.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan program SPHERES tersebut memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah karena menyediakan data kesehatan masyarakat secara real time.

“Sekarang kita bisa memahami data riil di masyarakat terkait berbagai penyakit dan kondisi kesehatan lainnya. Dari data tersebut kita bisa langsung menganalisis dan membuat kebijakan atau program berdasarkan kondisi yang ada,” katanya.

Ia mengatakan sebelumnya pemerintah daerah harus menunggu laporan bulanan atau tahunan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

4 Kebijakan Baru Trans Banyumas, Gratis Transit 90 Menit Ditiadakan
Beberapa Lowongan Kerja di Banyumas: Dari Kasir sampai Front Office
Menang Dramatis Adu Penalti , Persibangga Purbalingga Lolos ke Final Liga 4 Jateng
Salin Aslimas: Kado May Day Pemkab Banyumas untuk Pekerja Informal
Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat PLTMH Pagentan: Pemkab Banjarnegara Bakal Terjunkan Tim ke Lapangan
TAGGED:budi gunadi sadikindigitalisasi layanan kesehatan primer
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan