Seluruh personel di lingkungan Polresta Cilacap menjalani pemeriksaan urine secara tiba-tiba pada Senin (23/2/2026). Kegiatan yang digelar di Aula Patriatama tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono.
Tes urine dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada anggota. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pengawasan internal sekaligus upaya deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Pimpinan berharap, dengan pemeriksaan mendadak, hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya. Kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas serta memastikan seluruh personel tetap profesional dan bersih dari narkoba saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolresta menegaskan tes urine merupakan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personil bersih dari narkoba sekaligus menjaga disiplin serta integritas.
“Pemeriksaan ini adalah bentuk pengawasan langsung kepada personel. Kami tidak ingin ada personel yang terlibat narkotika, karena anggota Polri harus menjadi contoh ketaatan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.
Deteksi Dini dan Sanksi Tegas
Pemeriksaan dilakukan sebagai deteksi dini guna mencegah keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Jika ditemukan hasil positif, personel akan diproses sesuai ketentuan disiplin dan kode etik, bahkan dapat dikenakan sanksi pidana bila terbukti melakukan tindak pidana narkotika, selain pembinaan atau rehabilitasi sesuai hasil pemeriksaan.
Kapolresta menekankan, kebijakan ini selaras dengan semangat transformasi Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas. Kondisi fisik dan mental anggota yang prima dinilai krusial untuk mencegah kesalahan prosedur saat bertugas di lapangan.
Dipastikan Berlangsung Berkala
Pengawasan serupa dipastikan tidak berhenti pada satu kali kegiatan. Tes urine akan digelar secara berkala sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan di wilayah hukum Cilacap.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini, seluruh personel dinyatakan negatif narkoba. Tidak ditemukan anggota dengan hasil positif.
“Kami pastikan pengawasan internal berjalan konsisten. Hasil hari ini seluruhnya negatif, tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba,” pungkasnya.

