Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Cilacap menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses jaminan kesehatan melalui program CSR BPJS Kesehatan. Hingga 2026, sebanyak 689 warga telah difasilitasi menjadi peserta, dengan sasaran utama masyarakat kurang mampu yang sebelumnya belum memiliki perlindungan kesehatan.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan signifikan sekaligus menjadi bukti nyata peran rumah sakit dalam membantu kelompok rentan agar dapat mengakses layanan kesehatan secara layak.
Capaian ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi kepesertaan CSR BPJS Kesehatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Muzdalifah RSI Fatimah Cilacap, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan Dinas Kesehatan, camat, lurah, hingga kader masyarakat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap.
Direktur Utama RSI Fatimah Cilacap, dr. H. Nono Rasino, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Naik Tajam Sejak Dirintis Tahun 2017
Menurut dr. Nono, program CSR BPJS Kesehatan telah dirintis sejak 2017. Pada tahap awal, jumlah peserta yang difasilitasi masih sekitar 100 orang. Namun, angka tersebut terus meningkat seiring berjalannya waktu.
“Pada tahun 2025, peserta yang kami fasilitasi mencapai 235 orang. Dan di tahun 2026 ini meningkat cukup signifikan menjadi 689 peserta,” ungkapnya.
Peningkatan ini, tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara RSI Fatimah Cilacap dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam mendorong tercapainya Universal Health Coverage (UHC) kepesertaan BPJS Kesehatan di daerah.
Sebaran Peserta Didominasi Cilacap Utara
Dari total 689 peserta pada tahun 2026, wilayah Cilacap Utara menjadi penyumbang terbanyak dengan 327 peserta. Disusul Cilacap Tengah sebanyak 258 peserta, Cilacap Selatan 41 peserta, dan wilayah Jeruklegi sebanyak 44 peserta. Sementara sisanya tersebar di beberapa kecamatan lainnya.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan terus meningkat, terutama di kalangan warga yang sebelumnya belum memiliki akses BPJS,” ungkapnya.
Dukung Fasilitas Layanan Kesehatan Berstandar
Selain memperluas kepesertaan BPJS, RSI Fatimah Cilacap juga terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya melalui pembangunan gedung rawat inap Muzdalifah yang telah memenuhi standar KRIS.
Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pasien, dengan kapasitas tempat tidur yang disesuaikan standar, baik untuk kelas 2 maupun kelas 3. Dengan peningkatan sarana ini, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.
Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan
dr. Nono mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan meski telah terdaftar dalam program BPJS. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia sesuai prosedur yang berlaku.
RSI Fatimah Cilacap, sebagai rumah sakit di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Fatimah, diharapkan dapat terus menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya di Kabupaten Cilacap. Dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat, dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan sekaligus mendorong peningkatan akses kesehatan yang lebih merata.

