Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, manajemen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap melakukan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah (RJBT) di Semarang, Kamis (25/2/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) 1447 H. Periode Lebaran diperkirakan kembali memicu lonjakan konsumsi energi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik.
Kilang Cilacap sebagai salah satu pemasok utama BBM nasional disebut dalam kondisi operasional optimal. Koordinasi ini menjadi bagian dari strategi subholding downstream Pertamina untuk menjaga keandalan suplai, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menjadi jalur utama pergerakan kendaraan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas proyeksi kenaikan permintaan BBM dan LPG, kesiapan infrastruktur penyaluran, hingga skema mitigasi risiko distribusi apabila terjadi lonjakan konsumsi di titik-titik tertentu.
Koordinasi ini juga memastikan kesiapan operasional kilang dalam menjaga keandalan produksi serta kelancaran suplai ke terminal BBM yang dikelola RJBT.
General Manager Kilang Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo menyampaikan momen Idulfitri bukan hanya terkait peningkatan kebutuhan energi, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan pasokan.
“Sebagai objek vital nasional, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi agar produksi tetap optimal. Sinergi dengan RJBT menjadi kunci agar energi yang dihasilkan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat jumlah, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat signifikan,” ujarnya.
Sementara itu Executive General Manager (EGM) RJBT, Fanda Chrismianto menegaskan kesiapan distribusi melalui penguatan layanan di SPBU jalur utama, penambahan mobil tangki siaga, serta monitoring digital secara real time selama masa Satgas Rafi.
“Langkah ini untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi” katanya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan menyebutkan Satgas Rafi merupakan agenda rutin tahunan Pertamina dalam mengawal keandalan energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri.
“Kolaborasi lintas fungsi antara kilang dan unit niaga menjadi elemen penting dalam memastikan pasokan dari proses produksi hingga ke tangan konsumen berjalan lancar,” jelasnya.
Melalui koordinasi ini, Kilang Cilacap dan RJBT menegaskan komitmen bersama menghadirkan energi yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Ramadan yang penuh keberkahan dan kebersamaan.

