Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan meningkatkan pengawasan internal dengan menggelar razia kamar hunian warga binaan serta tes urine bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus sebagai langkah konkret menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar setiap kamar hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar. Sementara itu, tes urine digelar guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan warga binaan maupun petugas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menegaskan komitmen pihak lapas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika dan benda-benda berbahaya lainnya.
Razia Kamar, Petugas Sasar Barang Terlarang
Penggeledahan dilakukan secara insidentil dengan menyisir seluruh blok hunian WBP. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) bersama jajaran petugas keamanan.
Dalam razia tersebut, petugas memeriksa setiap sudut kamar untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang melanggar aturan pemasyarakatan. Fokus utama adalah mensterilkan lingkungan lapas dari benda-benda yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
Kalapas Nirbaya, Helmi Najih, menegaskan bahwa razia rutin menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas di dalam lapas.
“Kami bergerak secara preventif untuk memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan. Setiap temuan langsung kami tindak lanjuti sebagai bentuk komitmen menjaga kondisi tetap kondusif,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Tes Urine Libatkan BNN dan Kepolisian
Selain razia kamar, Lapas Nirbaya juga menggelar tes urine bagi pegawai dan WBP. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap.
Tes urine dilaksanakan secara acak guna mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas. Prosesnya juga diawasi oleh aparat dari Polsek Nusakambangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan transparan.
Menurut Helmi, tes urine ini merupakan bagian dari implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata menjaga integritas pegawai sekaligus memastikan lingkungan lapas bersih dari narkoba,” tegasnya.
Komitmen Wujudkan Lapas Bersih dan Kondusif
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar di bawah koordinasi jajaran pengamanan. Kehadiran BNN dan kepolisian juga memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya pemberantasan narkoba.
Melalui razia rutin dan tes urine ini, Lapas Nirbaya Nusakambangan menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari pelanggaran.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pihak, baik petugas maupun warga binaan, untuk menjaga disiplin serta menjauhi penyalahgunaan narkoba demi terciptanya lapas yang bersih, sehat, dan berintegritas.

