Guna memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, sebanyak 50 kader Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap mengikuti pelatihan boga di Gedung Sumekar, Cilacap, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali kader dengan keterampilan praktis untuk memicu lahirnya wirausaha baru di sektor kuliner.
Pelatihan ini terlaksana atas kolaborasi strategis antara TP PKK Kabupaten Cilacap, PT Sumber Segara Primadaya (S2P), serta Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Cilacap.
Ketua Pokja 3 TP PKK Cilacap, Titik Suryani, mengungkapkan bahwa program ini menyasar penguatan ekonomi masyarakat melalui usaha produktif yang berkelanjutan. “Kami ingin meningkatkan kapasitas kader di bidang boga sekaligus mempersiapkan mereka untuk mengikuti jenjang pembinaan lanjutan,” tuturnya.
Fokus Desa Binaan
Peserta pelatihan terdiri atas 40 kader PKK dari desa/kelurahan binaan tahun 2026, enam kader dari wilayah ring satu PT S2P yakni Desa Karangkandri, Menganti, dan Slarang, serta empat perwakilan Dharma Wanita Disnakerin Cilacap.
Dalam sesi praktik, para peserta diajarkan membuat menu brownies kukus dan klapertart labu kuning oleh instruktur profesional. Tak sekadar teori, para peserta juga mendapatkan stimulan berupa bantuan alat kerja lengkap, mulai dari standing mixer, kompor gas, hingga perlengkapan kebersihan untuk menunjang usaha mandiri di rumah.
Nilai Ekonomi Tinggi
Mewakili Plt Ketua TP PKK Cilacap, Ketua Bidang 3 Sisil Dian Setyabudi, mengapresiasi dukungan dari PT S2P dan pihak dinas terkait. Ia menekankan bahwa keterampilan tata boga bukan sekadar hobi, melainkan instrumen ekonomi yang menjanjikan.
”Siapa pun bisa belajar asalkan ada kemauan. Kami harap para peserta bisa menularkan ilmu ini di lingkungannya masing-masing sehingga dampaknya meluas bagi ekonomi masyarakat,” kata Sisil.
Melalui sinergi ini, TP PKK Cilacap berharap sektor kuliner dapat menjadi pilar penguat kesejahteraan keluarga di Kabupaten Cilacap secara jangka panjang.

