cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: I’tikaf 10 Malam Terakhir: Titik Balik Spiritual Mengejar Lailatul Qadar
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Khazanah > I’tikaf 10 Malam Terakhir: Titik Balik Spiritual Mengejar Lailatul Qadar
Khazanah

I’tikaf 10 Malam Terakhir: Titik Balik Spiritual Mengejar Lailatul Qadar

Arsya Al Kaisar
Last updated: 6 Maret 2026 23:55
Arsya Al Kaisar
Published: 7 Maret 2026
Share
I'tikaf 10 malam terakhir
​Ilustrasi orang muslim sedang i'tikaf di masjid.(dok Pixabay)
SHARE

Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran dan gemerlap duniawi menjelang hari raya, sebagian kaum Muslimin justru memilih untuk ‘menepi’ dari keramaian. Inilah momen i’tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan, sebuah perjalanan spiritual yang seringkali menjadi titik balik drastis bagi kehidupan seorang mukmin demi mengejar ridha Allah SWT dan kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Contents
  • ​Keutamaan Lailatul Qadar
  • ​Transformasi Batin

​Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah madrasah ruhani. Puncak dari madrasah itu adalah i’tikaf, di mana seorang mukmin menguji kesungguhannya untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

​Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam ibadah ini. Sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan hingga beliau wafat. Sunnah ini kemudian dilanjutkan oleh para istri beliau, menegaskan bahwa i’tikaf bukanlah ibadah musiman, melainkan warisan ruhani yang kekal.

 

​Keutamaan Lailatul Qadar

Mengapa sepuluh malam terakhir begitu istimewa? Hal ini dikarenakan adanya Lailatul Qadar, satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan delapan puluh tiga tahun ibadah. Seorang mukmin yang cerdas tentu tidak akan menyia-nyiakan peluang emas ini hanya demi kesibukan duniawi seperti berburu baju baru atau mengatur menu lebaran.

​I’tikaf mengajarkan umat untuk berhenti sejenak dari rutinitas, ambisi dunia, dan percakapan yang tak perlu. Di dalam masjid, seorang hamba berhadapan langsung dengan Al-Qur’an, dzikir, dan muhasabah diri. Di sanalah hati yang keras melunak dan hati yang lalai terbangun melalui sujud-sujud panjang.

 

​Transformasi Batin

I’tikaf juga menjadi sarana melatih keikhlasan. Tanpa panggung dan tepuk tangan, seorang Muslim berjuang melawan kantuk dan godaan gawai. Perasaan kecil di hadapan Sang Pencipta inilah yang menjadi bahan bakar perubahan.

Baca Juga  Madrasah Pertama Generasi: Mengapa Islam Sangat Memuliakan Perempuan Berilmu?

​Para ulama menegaskan bahwa amalan dinilai dari penutupnya. Oleh karena itu, sepuluh malam terakhir adalah garis finis yang menentukan. I’tikaf bukan sekadar berdiam di masjid, melainkan proses hijrah batin dari kelalaian menuju kesadaran, serta dari kesibukan dunia menuju kerinduan akan akhirat.

​Meski terasa berat karena urusan pekerjaan atau keluarga, i’tikaf tidak selalu harus dilakukan penuh sepuluh hari. Kejujuran niat dan kesungguhan hati dalam beberapa malam pun bisa menjadi awal perubahan yang besar. I’tikaf adalah jeda yang menyelamatkan—rem bagi kehidupan yang melaju terlalu kencang untuk menata ulang tujuan hidup.

​Semoga dengan berakhirnya Ramadhan, ibadah i’tikaf meninggalkan jejak taubat dan cinta kepada Allah yang istiqamah hingga akhir hayat.

 

Catat Jadwal Sekolah Selama Ramadan, Berdasarkan SEB 3 Menteri
Seni Mendengar: Kunci Kebahagiaan Anak yang Sering Terabaikan Orang Tua
Makna Idul Fitri: Lebih dari Sekadar Tradisi, Inilah Puncak Kemenangan Spiritual
Inilah Alasan Mengapa Orang Sekarat Sering Menatap Kosong ke Atas, Benarkah Melihat Malaikat Maut?
Mudik: Lebih dari Sekadar Mobilisasi, Sebuah Perjalanan Sakral Menjemput Ridha Allah
TAGGED:i'tikaflailatul qadarRamadanspiritual
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan