HUNIAN sementara bagi korban longsor Pandanarum Banjarnegara telah rampung. Jelang Ramadan, warga segera menempati huntara melalui pengundian terbuka.
Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan datang bagi para korban bencana tanah longsor Pandanarum di Dusun Situkung, Kabupaten Banjarnegara. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak telah selesai dibangun dan siap untuk ditempati.
Sebagai bentuk keadilan dan transparansi, pemerintah menggelar pengundian kapling huntara yang diikuti langsung oleh para penyintas bencana. Undian juga dilakukan langsung dan disaksikan oleh berbagai unsur.
Pengundian Huntara Digelar Terbuka dan Transparan
Proses pengundian huntara dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan oleh berbagai unsur. Selain warga terdampak, kegiatan ini turut dihadiri relawan, unsur kecamatan, Polsek, Koramil, Dinas Lingkungan Hidup, serta PMI Banjarnegara.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa mekanisme pengundian dilakukan langsung oleh warga guna menjamin keadilan. Sebab seluruh warga yang menjadi korban longsor Pandanarum mengambil undian sendiri.
“Hari ini kita melaksanakan pengundian huntara. Warga mengambil undian secara mandiri, dan nomor yang didapat itulah hunian sementara yang akan ditempati,” katanya, Rabu (4/2/2026).
86 KK Ikuti Pengundian, Huntara Dipastikan Layak Huni
Sebelum pengundian dimulai, pemerintah terlebih dahulu memberikan paparan terkait lokasi dan kondisi hunian sementara. Sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) mengikuti proses pengundian untuk menentukan rumah huntara yang akan mereka tempati selama masa pemulihan.
Usai pengundian, tim gabungan dari berbagai instansi melakukan monitoring langsung ke lokasi huntara di Desa Pandanarum. Kegiatan ini bertujuan memastikan bangunan dalam kondisi aman, layak huni, dan sesuai kebutuhan penyintas bencana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan serta kenyamanan warga selama tinggal di hunian sementara.
Donasi Disalurkan untuk 214 KK Penyintas Longsor Pandanarum
Selain pengundian huntara, pemerintah juga menyalurkan bantuan donasi kepada 214 Kepala Keluarga korban bencana tanah longsor Pandanarum. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp500.000 sebagai dukungan awal pemulihan pascabencana.
Kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menangani dampak bencana serta mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak.

