cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Gubernur Targetkan Infrastruktur Jalan di Jateng Clear Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Gubernur Targetkan Infrastruktur Jalan di Jateng Clear Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Jateng

Gubernur Targetkan Infrastruktur Jalan di Jateng Clear Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Syarif Tahmid
Last updated: 4 Februari 2026 23:53
Syarif Tahmid
Published: 5 Februari 2026
Share
Siap arus mudik lebaran
Penegasan jalan Jateng Mulus jelang Mudik Lebaran disampaikan Ahmad Luthfi usai menghadiri Outlook Ekonomi Solo Raya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026). (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

MEMASUKI Awal tahun 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta semua pihak melakukan gerak cepat dalam pembangunan infrastruktur jalan, pasalnya dia menargetkan pembangunan jalan di Jawa Tengah selesai jelang arus mudik Lebaran 2026.

Contents
  • Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Utama Jelang Mudik Lebaran
  • Jalan Provinsi Hampir 97 Persen Mantap, Hujan Jadi Tantangan
  • Target Lebaran, Jalan Harus Bebas “Public Complain”
  • Jalan Desa Jadi Kewenangan Daerah, Koordinasi Tetap Jalan

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tancap gas memantapkan infrastruktur jalan. Pasalnya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan perbaikan jalan harus clear tanpa sisa masalah, demi menjamin keselamatan pemudik sekaligus menjaga denyut ekonomi dan investasi daerah.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi usai menghadiri Outlook Ekonomi Solo Raya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Utama Jelang Mudik Lebaran

Ahmad Luthfi menyatakan, menjelang arus mudik Lebaran seluruh pemerintah daerah diminta fokus pada pemantapan infrastruktur jalan sesuai kemampuan APBD masing-masing kabupaten dan kota.

“Menjelang arus mudik Lebaran, kita fokus pada infrastruktur. Dengan kemampuan APBD kabupaten/kota, prioritas kita adalah memantapkan jalan,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan yang layak merupakan kunci kelancaran arus mudik, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat yang meningkat tajam menjelang hari raya.

Jalan Provinsi Hampir 97 Persen Mantap, Hujan Jadi Tantangan

Berdasarkan data Pemprov Jawa Tengah, kondisi jalan provinsi saat ini telah mencapai hampir 97 persen mantap, sementara jalan kabupaten dan kota berada di kisaran 87 persen.

Meski demikian, Ahmad Luthfi mengakui tantangan utama datang dari curah hujan tinggi yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

“Tantangan kita adalah curah hujan yang tinggi. Karena itu, perbaikan dilakukan secara cepat dan adaptif agar tidak mengganggu arus mudik mudik Lebaran,” katanya.

Baca Juga  Ini Jadwal Salat Idulfitri di Masjid Agung Kauman Kebumen

Gubernur menegaskan, setiap keluhan masyarakat terkait jalan rusak menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mencontohkan peristiwa di Kabupaten Sragen, ketika seorang kepala desa melakukan aksi simbolik mandi lumpur akibat terpeleset di jalan rusak.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sragen langsung melakukan perbaikan di ruas Mlale–Ngepringan, yang menjadi akses utama warga.

Target Lebaran, Jalan Harus Bebas “Public Complain”

Ahmad Luthfi memastikan, evaluasi menyeluruh kondisi jalan akan dilakukan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik. Evaluasi tersebut mengacu pada roadmap pembangunan infrastruktur 2025.

“Menjelang Idulfitri dan arus mudik, kita evaluasi. Infrastruktur harus mantap. Jalan provinsi dan kabupaten harus clear dari public complain,” katanya.

Menurut Luthfi, kepastian kondisi jalan tidak hanya berdampak pada pemudik, tetapi juga sangat menentukan iklim investasi. Infrastruktur yang andal dibutuhkan untuk menopang kawasan industri, pariwisata, serta pengembangan Solo Raya sebagai kawasan aglomerasi ekonomi.

Jalan Desa Jadi Kewenangan Daerah, Koordinasi Tetap Jalan

Untuk jalan desa dan jalan lingkungan, Gubernur menegaskan kewenangan perbaikan berada di tangan pemerintah kabupaten dan kota. Meski demikian, koordinasi lintas daerah tetap dilakukan agar persoalan infrastruktur dasar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Untuk jalan desa dan jalan lingkungan, itu menjadi kewenangan dan prioritas masing-masing bupati dan wali kota,” katanya.

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.

Darurat Ketahanan Keluarga di Jateng, BPS Catat 30 Persen Pernikahan Berujung Perceraian
Puluhan Ruas Jalan di Kebumen Akan Diperbaiki pada Tahun 2026
Sumanto Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
Dilarang ke Banyumas, Fans Persak Kebumen Bisa Ikut Nobar Minggu 1 Februari 2026
Buka Peluang Kuliah Hingga S3, Beasiswa Santri Mulai Dibuka, Ini Jadwal dan Skemanya
TAGGED:arus mudikinfrastruktur jalanmudik lebaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan