Banjir pesisir atau rob diprediksi terjadi di pesisir Tegal dan sekitarnya oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal. Rob itu diprediksi akan terjadi pada Jumat (27/2/2026) di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang. Rob terjadi di masa ngabuburit puasa sampai malam.
BMKG Stasiun Maritim Tegal melalui instagramnya menjelaskan masyarakat perlu waspada terkait peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum tersebut. Ketinggian pasang air laut maksimum tersebut berpotensi menyebabkan fenomena banjir pesisir. Prediksinya rob tersebut akan terjadi pada 27 Februari 2026 pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB di wilayah pesisir utara Brebes, Tegal, dan Pemalang.
Banjir pesisir atau rob itu terjadi karena adanya fenomena fase perigee tanggal 25 Februari 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Mengacu pada pantauan data water level dan prediksi pasang surut, rob pun berpotensi terjadi di pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Imbauan Jika Terjadi Banjir Pesisir
BMKG Tegal menjelaskan, jika terjadi banjir pesisir atau rob maka akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Aktivitas itu seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, dan aktivitas tambak garam serta perikanan darat.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal mengimbau masyarakat selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dari rob tersebut. BMKG Tegal juga meminta masyarakat emperhatikan info cuaca maritim dari BMKG.
Seperti diketahui, rob memang sering terjadi di wilayah pesisir pantai utara Jawa Tengah. Salah satu wacana pemerintah terkait rob ini adalah membangun tembok besar untuk menghalau rob.

