Ketua DPRD Jateng Sumanto bakal terus nanggap wayang. Nanggap wayang adalah istilah untuk menggelar pentas wayang kulit. Menurutnya, pentas rutin wayang kulit dapat menjadi wadah bagi para dalang untuk terus berlatih dan mendapatkan keuntungan secara ekonomi.
Dia mengatakan hal tersebut di sela Pagelaran Wayang Kulit dengan Lakon Sesaji Raja Suya di Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Pentas menghadirkan Dalang Ki Muh Ivan Rahadi, dan Ki Sulardiyanto Pringgo Carito.
“Kegiatan ini kami adakan terus, biar para dalang yang belum begitu laku ditanggap jadi laku semua. Kan harus terus latihan agar kemampuan mendalang meningkat,” katanya.
Sumanto Berupaya Hidupin Warisan Budaya
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pagelaran Wayang Kulit bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi upaya menghidupi warisan budaya yang mulai terhimpit era digital.
“Wayang kulit ini bukan hanya tontonan, tapi ada tuntunan hidup yang mengandung nilai-nilai filosofis mendalam tentang kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Bagi Sumanto, para dalang dan seniman merupakan penjaga moral bangsa yang harus mendapat dukungan penuh. Pihaknya siap terus mendukung upaya pelestarian kesenian tradisional.
Manfaat Kehidupan
Hadir dalam acara itu, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Adipati (KGPHA) Benowo. Dia merupakan adik dari Raja Keraton Kasunanan Surakarta PB XIII. KGPHA Benowo juga menjabat Koordinator Dalang se-Solo Raya dan Pembina Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jateng.
KGPHA Benowo mengatakan, Kabupaten Karanganyar memiliki bibit-bibit dalang yang luar biasa. Dia memuji peran para dalang dalam memberi pemahaman terkait program-program pemerintah ke masyarakat.
Ia juga mendorong dalang-dalang dari Kabupaten Karanganyar untuk tetap bangkit dan semangat. “Sudah difasilitasi sedemikian rupa, kalau sampai nggak berprestasi kebangetan. Wayang kulit ini perlu terus kita lestarikan, karena di sela cerita wayang pasti ada manfaatnya bagi kehidupan kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Jateng, Agus Wariyanto mengapresiasi Pagelaran Wayang Kulit yang digelar Sumanto. Dia juga mendorong lebih banyak pihak yang peduli terhadap upaya pelestarian kesenian tradisional.

