Hujan deras kembali memicu longsor di Kebumen. Terbaru, seperti dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, musibah tanah longsor terjadi di Dusun Silengkong RT 2 RW 1 Desa Kedungdowo Kabupaten Kebumen, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kondisi tanah yang jenuh air setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah longsor. Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, tebing penahan rumah milik warga bernama Pardi dengan panjang kurang lebih 9,3 meter dan tinggi 4,7 meter mengalami longsor sehingga berdampak pada bagian pengaman rumah warga.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerusakan yang terjadi berupa longsornya tebing penahan rumah warga.
Penanganan awal adalah kerja bakti warga bersama BPBD Kabupaten Kebumen, Pemerintah Desa Kedungdowo, serta pihak Kecamatan Poncowarno. Bantuan logistik kerja bakti dan terpal juga telah disalurkan ke lokasi terdampak. BPBD Kebumen mengimbau masyarakat ntuk tetap waspada terhadap potensi tanah longsor susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kebumen.
Sebelumnya, Hujan Deras Juga Picu Longsor
Cuaca ekstrem memang terjadi di Kebumen pada awal tahun ini. Banyak kejadian hujan deras yang memberi dampak seperti tanah longsor. Ada beberapa kejadian longsor di Kebumen dalam tahun ini. Dua di antaranya musibah longsor yang dipicu hujan deras terjadi pada pekan lalu.
Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, longsor terjadi di Dukuh Dukuh RT 05 RW 02, Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Hujan deras menyebabkan lereng di pinggir jalan longsor dengan panjang kurang lebih 7 meter dan tinggi sekitar 10 meter. Material longsor sempat menutup ruas jalan desa dan mengganggu akses warga. Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB hujan deras mengakibatkan tanah longsor di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Longsor terjadi di ruas jalan desa Dukuh Lokarsa RT 01 RW 11. Lereng di pinggir jalan mengalami longsor dengan panjang kurang lebih 10 meter dan tinggi sekitar 10 meter. Material tanah yang longsor sempat menutup badan jalan sehingga menghambat akses warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

