Suasana dini hari di sekitar Alun-Alun Purwokerto selalu memiliki daya tarik tersendiri setiap bulan suci. Tepat di selasar Toko Laris, sebuah tradisi kemanusiaan telah mengakar kuat selama 25 tahun terakhir.
Tanpa memandang latar belakang, ratusan warga berkumpul untuk menikmati hidangan sahur yang disediakan secara cuma-cuma oleh unit usaha tekstil ternama di Kota Satria tersebut.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Laris Group ini telah konsisten berjalan sejak tahun 2001. Memasuki tahun 2026, aksi sosial ini kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon filantropi legendaris di Kabupaten Banyumas yang terus diwariskan dari waktu ke waktu.
Variasi Menu Rumahan: Dari Ramesan Hingga Soto Segar
Setiap harinya, pihak pengelola menyiapkan sekitar 200 porsi makanan siap saji yang ditujukan bagi siapa saja yang membutuhkan. Penerima manfaatnya sangat beragam, mulai dari para pejuang nafkah di sektor informal, musafir yang tengah melintas, hingga kalangan mahasiswa yang masih terjaga.
Kualitas hidangan menjadi prioritas utama dengan menyajikan aneka menu ramesan yang berganti setiap subuh.
Warga dapat menikmati kombinasi lauk-pauk mulai dari telur ayam, sayur tempe, bihun, mie, hingga sajian gudeg. Tidak ketinggalan, menu soto berkuah hangat kerap hadir untuk memberikan energi ekstra bagi warga sebelum memulai ibadah puasa.
Meskipun pelayanan secara resmi dimulai pukul 02:30 hingga 04:00 WIB, antusiasme warga sudah terlihat sejak pukul 03:00 pagi. Mereka mulai memadati area depan toko di Jalan Jenderal Sudirman untuk menyantap hidangan dalam suasana penuh keakraban.
Merawat Kerukunan Melalui Aksi Filantropi Lintas Agama
Keunikan utama dari agenda tahunan di Toko Laris Purwokerto ini terletak pada semangat inklusivitasnya. Perbedaan keyakinan antara pihak manajemen Laris Group dengan mayoritas warga yang berpuasa tidak menjadi penghalang untuk berbagi kebaikan.
Aksi ini menjadi cerminan nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan di Purwokerto sudah melampaui sekat-sekat formal.
Selama dua setengah dekade, tradisi ini membuktikan bahwa kerukunan antarumat beragama dapat dirawat melalui langkah sederhana namun berdampak langsung pada masyarakat.
Tanpa syarat rumit, siapapun dipersilakan duduk bersama di trotoar untuk menikmati hidangan dalam semangat persaudaraan yang tulus.
Agenda Akhir Ramadan 2026 dan Catatan Penutup
Program Sahur Gratis di Laris Textile ini dijadwalkan terus berlangsung hingga penghujung Ramadan, tepatnya sampai Jumat, 20 Maret 2026.
Menjelang akhir masa puasa, suasana di lokasi biasanya mulai didominasi oleh warga lokal Purwokerto, mengingat sebagian besar pendatang dan mahasiswa sudah mulai bertolak ke kampung halaman masing-masing.
Eksistensi tradisi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menebar kebaikan yang bersifat universal, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Ringkasan Informasi:
- Titik Lokasi: Jl. Jend. Sudirman No.287 (Barat Alun-alun Purwokerto).
- Operasional: 02:30 – 04:00 WIB.
- Daftar Menu: Ramesan (Telur, sayur tempe, bihun, mie, gudeg, soto).
- Kapasitas: ±200 Porsi per hari.
***

