Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap tak sekadar menjadi ajang seremoni, tetapi juga momentum introspeksi bagi pemerintah daerah. Terlebih, peringatan tahun ini berlangsung di tengah sorotan publik pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati nonaktif Syamsul Auliya Rachman.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk bergerak cepat melakukan pembenahan internal, khususnya di sektor birokrasi. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) pun menjadi langkah yang disiapkan guna memperkuat tata kelola pemerintahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menegaskan bahwa peristiwa OTT menjadi pengingat penting agar seluruh jajaran pemerintah bekerja lebih hati-hati, profesional, dan sesuai aturan.
Evaluasi Menyeluruh, ASN dari Atas hingga Bawah Disasar
Ammy mengungkapkan, perbaikan birokrasi akan dilakukan secara komprehensif tanpa terkecuali. Evaluasi tidak hanya difokuskan pada pejabat tinggi, tetapi juga menyentuh seluruh ASN hingga level paling bawah.
“Ke depan kami akan melakukan evaluasi secara mendetail di setiap dinas atau OPD. Tidak hanya atasan, tetapi seluruh jajaran akan kami nilai kinerjanya,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, evaluasi tersebut akan disertai dengan penetapan target kerja yang jelas bagi setiap perangkat daerah. Target tersebut nantinya akan menjadi indikator dalam menilai kinerja ASN, sekaligus dasar dalam penempatan maupun rotasi jabatan.
Menurutnya, langkah ini penting agar setiap ASN dapat bekerja sesuai dengan kompetensi dan tanggung jawabnya masing-masing.
OTT Jadi Pembelajaran, Tekankan Kepatuhan Aturan
Ammy mengakui, kasus OTT yang terjadi menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran berharga bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
“Ini menjadi pembelajaran agar ke depan kita bekerja lebih hati-hati, lebih teliti, dan tidak menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Ia juga meminta waktu kepada masyarakat untuk membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Program Pembangunan Tetap Berjalan
Meski tengah melakukan evaluasi besar-besaran, Pemkab Cilacap memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai rencana. Ammy menegaskan, program yang telah disepakati bersama DPRD, khususnya di sektor infrastruktur, akan tetap dilanjutkan.
Selain itu, program pengembangan seni budaya dan peningkatan sektor UMKM juga dipastikan tetap berjalan guna menjaga roda perekonomian daerah.
Namun demikian, pemerintah akan lebih selektif dalam penggunaan anggaran, terutama pada program yang berpotensi menimbulkan temuan di kemudian hari.
Jaga Kondusivitas Daerah
Di tengah proses pembenahan ini, Ammy juga mengajak seluruh masyarakat Cilacap untuk turut menjaga kondusivitas daerah, baik dari sisi keamanan maupun ketertiban.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-170 ini dapat menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Cilacap yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Beri kami waktu untuk membuktikan. Dalam waktu dekat, masyarakat akan melihat perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

