cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: KSP Evaluasi Program Prioritas Prabowo di Cilacap
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > KSP Evaluasi Program Prioritas Prabowo di Cilacap
Cilacap

KSP Evaluasi Program Prioritas Prabowo di Cilacap

Arsya Al Kaisar
Last updated: 23 Juni 2026 09:06
Arsya Al Kaisar
Published: 23 Juni 2026
Share
Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melakukan verifikasi lapangan ke Kabupaten Cilacap. Kunjungan yang dipimpin oleh Tim Deputi III ini diterima langsung oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (22/6).(Foto: Diskominfo Cilacap)
Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melakukan verifikasi lapangan ke Kabupaten Cilacap. Kunjungan yang dipimpin oleh Tim Deputi III ini diterima langsung oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (22/6).(Foto: Diskominfo Cilacap)
SHARE

Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melakukan verifikasi lapangan ke Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk memantau langsung implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bentukan Presiden Prabowo Subianto.

​Kunjungan yang dipimpin oleh Tim Deputi III Bidang Kesehatan serta Bidang Pengembangan dan Pembangunan Keluarga KSP ini diterima langsung oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (22/6).

​Pemantauan difokuskan pada tiga program prioritas nasional, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG), Penuntasan Tuberkulosis (TBC), serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B).

​Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Cilacap melaporkan bahwa realisasi target berkala untuk dua program kesehatan utama masih belum mencapai angka maksimal.

​”Kondisi ini menunjukkan bahwa capaian kinerja program CKG maupun penuntasan TBC masih perlu terus ditingkatkan karena masih berada di bawah target yang ditetapkan,” ujar Ammy dalam sambutannya, Senin (22/6).

​Berdasarkan data per 10 Juni 2026, realisasi Cek Kesehatan Gratis di Cilacap baru menjangkau 525.000 orang atau sebesar 25,42 persen dari total sasaran 2.065.475 orang. Angka ini sedikit di bawah target berkala yang dipatok sebesar 26,5 persen.

​Sementara itu, untuk penuntasan TBC, Cilacap mencatatkan penemuan kasus baru sebanyak 2.653 kasus atau 42,37 persen dari estimasi beban target terbaru sebesar 6.261 kasus. Dari total temuan tersebut, baru 2.481 kasus yang telah mendapatkan pengobatan medis.

​Untuk mengejar ketertinggalan target, Ammy menyatakan pihaknya tengah memperkuat sinergi lintas sektor. Langkah yang diambil meliputi optimalisasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TBC), Tim CKG Kabupaten, pembentukan Desa Siaga TBC, hingga kolaborasi pelacakan kasus bersama tracer Bhabinkamtibmas Polres dan kader PKK.

Baca Juga  Dramatis! Lansia 86 Tahun Terjebak Saat Rumah di Kedungreja Cilacap Dilalap Api

​Di sisi lain, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap kini didukung oleh 219 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan 196 unit di antaranya sudah aktif melayani sasaran kelompok 3B.

​Tenaga Ahli Utama Bidang Kesehatan Deputi III KSP, Zahera Mega Utama, menegaskan bahwa kesehatan dan kecukupan gizi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam program prioritas Presiden Prabowo. KSP bertugas memastikan kedua program ini berjalan selaras di lapangan, terutama dalam mengawal 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.

​”Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo adalah MBG dan kesehatan. Makan bergizi gratis tapi tidak sehat? Nonsense. Kenapa harus MBG? Karena kita akan menjadikan anak-anak kita sehat,” kata Zahera.

​Zahera juga menyoroti urgensi penuntasan TBC mengingat posisi Indonesia yang masih memprihatinkan di kancah global. “Indonesia ini peringkat kedua untuk penyakit TBC setelah India. Bagaimana cara kita menurunkan ini?” lanjutnya.

​Selain pemenuhan gizi dan TBC, KSP mengapresiasi kesiapan infrastruktur kesehatan di Cilacap. RSUD Cilacap dinilai siap bersaing setelah berhasil meraih klasifikasi Grade B (Madya).

​Pertemuan verifikasi lapangan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif yang melibatkan seluruh Kepala Puskesmas dan staf bidang kesehatan di wilayah Kabupaten Cilacap bersama tim ahli dari KSP.

 

2 Kasus Narkoba Terungkap di Cilacap, 4 Tersangka Diciduk Polisi
322 Ribu Siswa di Cilacap Nikmati MBG, Legalitas Sejumlah Dapur Masih Dikejar
Catat Tanggalnya! Operasi Patuh Candi 2026 akan Digelar di Cilacap
Kasus Balita Tewas dalam Karung di Cilacap Terungkap, Polisi Tangkap Tetangga Korban
Hadapi Kemarau 2026, BPBD Cilacap Siapkan 250 Tangki Air Bersih
TAGGED:ammy amalia fatma suryaprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan