Perayaan Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap terus diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kali ini, pemerintah daerah menggelar khitanan massal, santunan, serta aksi donor darah yang dipusatkan di Kecamatan Kesugihan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan luas dari warga. Tak hanya masyarakat Kesugihan, peserta juga datang dari wilayah sekitar seperti Kecamatan Maos, Sampang, hingga Jeruklegi.
Antusiasme tampak dari para orang tua yang dengan semangat mendampingi anak-anak mereka mengikuti khitanan massal. Selain membantu dari sisi biaya, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan dalam momentum hari jadi Kabupaten Cilacap.
Khitanan massal menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai bagian dari ajaran Islam yang mewajibkan khitan bagi anak laki-laki, kegiatan ini juga memiliki manfaat penting dari sisi kesehatan dan kebersihan.
Melalui program ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat.
Puluhan Anak Ikut Khitanan, Santunan dan Sembako Dibagikan
Panitia Hari Jadi Cilacap yang juga Kepala Dinas Pertanian, Sigit Widayanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Ia berharap manfaat dari kegiatan tersebut bisa dirasakan secara luas.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Bagi yang berkesempatan dan memenuhi syarat untuk berdonor, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga memberi manfaat juga bagi orang lain,” ujarnya, Rabu (15/4).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 anak mengikuti khitanan massal. Selain itu, 20 warga lainnya menerima bantuan berupa santunan dan paket sembako dari Pemerintah Kabupaten Cilacap bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Cilacap.
Program donor darah juga turut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Warga yang memenuhi syarat tampak antusias berpartisipasi untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi yang membutuhkan.
Warga Akui Sangat Terbantu, Harap Program Terus Berlanjut
Salah satu orang tua peserta khitan, Maryo, mengaku sangat bersyukur atas adanya program ini. Ia menyebut bantuan tersebut sangat meringankan beban keluarga, terutama karena khitan merupakan kebutuhan penting bagi anak laki-laki.
“Saya dihubungi dari pihak PKH, alhamdulillah sangat senang dan terbantu. Karena khitan ini kan wajib dan anak juga sudah minta terus, tetapi dananya belum ada kemarin,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Melalui kegiatan sosial ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

