Kabar duka datang dari Kebumen. Anggota Satpol PP berinisial MA yang berniat mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) malah meninggal dunia. MA yang merupakan warga Kelurahan Kebumen Kecamatan Kebumen itu kena bacokan clurit yang dibawa ODGJ bernama Ruwadi.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) pukul 14.00 WIB. Saat itu aparat dibantu keluarga berusaha mengevakuasi Ruwadi di Dukuh Krajan RT 002 RW 003 Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.
Aparat yang terlibat adalah tiga anggota Polsek Alian Polres Kebumen, dua anggota Koramil Alian, lima anggota Satpol PP, satu perwakilan pemerintah desa, serta keluarga pelaku. Sayangnya saat evakuasi itu, MA kena bacokan clurit yang dibawa oleh Ruwadi. Karena bacokan itu, MA pun meninggal dunia. Insiden ini pun menggegerkan warga sekitar.
Wafatnya MA dalam bertugas mendapatkan simpati dari warganet. Sebab, MA meninggal saat menjalankan tugasnya. Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial. Termasuk media sosial milik Satpol PP, tempat MA bekerja.
Meninggalnya Anggota Satpol PP, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama memberikan tanggapan terkait insiden memilukan tersebut. Kapolres Kebumen mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
“Saat ini Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini,” ujar AKBP Putu, Senin (2/2/2026) seperti dikutip dari Instagram Polres Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Putu pun mengungkapkan duka mendalam atas kejadian tersebut.

