Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menginformasikan adanya prediksi banjir pesisir atau rob. Rob tersebut diprediksi akan terjadi pada Selasa (3/2/2026) di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
BMKG Stasiun Maritim Tegal melalui instagramnya menjelaskan bahwa masyarakat perlu waspada terkait peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Ketinggian pasang air laut maksimum itu berpotensi menyebabkan fenomena banjir pesisir. Prediksinya banjir pesisir tersebut akan terjadi pada 3 Februari 2026 pukul 19.00 WIB sampai 24.00 WIB di wilayah pesisir utara Brebes, Tegal, dan Pemalang.
Disebutkan bahwa banjir pesisir tersebut terjadi karena adanya fase perigee tanggal 30 Januari 2026 dan bulan purnama pada 2 Februari berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir pun berpotensi terjadi di pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Imbauan terkait Rob
Jika terjadi banjir pesisir atau rob maka akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Aktivitas itu seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, dan aktivitas tambak garam serta perikanan darat.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir tersebut. Masyarakat juga diminta untuk memperhatikan info cuaca maritim dari BMKG.
Diketahui, pesisir Pantai Utara Jawa Tengah memang langganan rob atau kenaikan air laut ke daratan. Hal ini berdampak pada aktivitas masyarakat. Pemerintah wacananya akan membangun tembok besar untuk menghalau air laut masuk ke daratan.

