cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Cegah Anak Putus Sekolah di Banyumas, Ponpes ZIIS Resmikan Gedung Satria dan PKBM Muhammadiyah
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Cegah Anak Putus Sekolah di Banyumas, Ponpes ZIIS Resmikan Gedung Satria dan PKBM Muhammadiyah
Banyumas Raya

Cegah Anak Putus Sekolah di Banyumas, Ponpes ZIIS Resmikan Gedung Satria dan PKBM Muhammadiyah

Wahyu Sumantri
Last updated: 25 April 2026 20:04
Wahyu Sumantri
Published: 25 April 2026
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, didampingi Pimpinan Ponpes Modern ZIIS, K.H. Casiwan Haryo Sasongko, saat melakukan peletakan batu pertama di Gedung Satria serta meluncurkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah tingkat Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/04/2026). (Foto: Wahyu Sumantri)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, didampingi Pimpinan Ponpes Modern ZIIS, K.H. Casiwan Haryo Sasongko, saat melakukan peletakan batu pertama di Gedung Satria serta meluncurkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah tingkat Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/04/2026). (Foto: Wahyu Sumantri)
SHARE

Pondok Pesantren (Ponpes) Modern ZIIS terus memperkokoh eksistensinya sebagai pusat pendidikan integratif di Jawa Tengah. Pada Sabtu (25/4/2026), pesantren ini secara resmi meresmikan Gedung Satria sekaligus meluncurkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah tingkat Kabupaten Banyumas.

​Perhelatan yang dipusatkan di Kampus II Ponpes Modern ZIIS, Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok tersebut, dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Selain peresmian fasilitas fisik, acara juga diisi dengan peletakan batu pertama Padepokan Tapak Suci sebagai komitmen penguatan karakter santri melalui ekstrakurikuler unggulan.

​Pimpinan Ponpes Modern ZIIS, KH Casiwan Haryo Sasongko, mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian Gedung Satria yang kini menjadi jantung aktivitas santri. Ia menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan PKBM Muhammadiyah sebagai solusi menangani fenomena anak putus sekolah di Banyumas.

​”Ini adalah ikhtiar bersama untuk memerangi anak-anak yang tidak sekolah. Kami berharap PKBM ini bisa menjadi solusi pendidikan nonformal di Banyumas,” ujar KH Casiwan.

​Ia menyoroti tren penurunan minat melanjutkan sekolah dari jenjang SMP ke SMA dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai solusi, ZIIS menawarkan model pendidikan pesantren berkelanjutan selama enam tahun guna menjaga konsistensi pendidikan anak.

​Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan warga. Menurutnya, infrastruktur baru ini memiliki nilai filosofis yang dalam bagi pembangunan sumber daya manusia.

​”Peresmian ini bukan hanya tentang gedung, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta nilai keislaman dan kebangsaan,” kata Sadewo. Ia memandang kehadiran PKBM Muhammadiyah sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan nonformal yang inklusif bagi warga Banyumas.

Baca Juga  Santriwati di Purwokerto Jadi Korban Eksploitasi Pria yang Dikenal Lewat Telegram

​Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyerukan reorientasi pandangan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Ia menegaskan bahwa esensi pendidikan terletak pada proses belajar yang bermutu, bukan sekadar status gedung sekolah formal.

​”Kami ingin menghadirkan pendidikan yang bisa dijangkau semua kalangan, baik dari sisi akses, fleksibilitas waktu, maupun biaya,” tutur Abdul Mu’ti.

​Ia memaparkan bahwa faktor ekonomi, dorongan bekerja usia dini, hingga kendala geografis sering kali menjadi penghambat akses pendidikan. Hadirnya PKBM Muhammadiyah diharapkan menjadi oase pendidikan alternatif yang fleksibel namun tetap berkualitas untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Banyumas.

​Acara ditutup secara simbolis dengan peletakan batu pertama pembangunan Padepokan Tapak Suci oleh Mendikdasmen dan Bupati Banyumas sebagai tanda dimulainya penguatan sarana pembinaan seni bela diri dan karakter bagi para santri.

4 Wisata Banyumas Populer via Stasiun Purwokerto naik Trans Banyumas
PNM Purwokerto Dorong Pola Pikir Wirausaha dan Etos Kerja Siswa SMK Brebes
3 ‘Tapol Banyumas’ Hirup Udara Bebas, Tim Hukum Tetap Waspadai Jeratan Pasal 170
Kalahkan Juara Liga 4 DIY Mataram Utama , Persibangga Optimistis Menuju Liga 4 Nasional
Warga Mersi Purwokerto Lapor Terkait Pembakaran Limbah yang Mengganggu
TAGGED:abdul mu'tibanyumasponpes modern ziis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan