Beranda / Banyumas Raya / Efek Perang Timur Tengah, Warga Banyumas Mulai Rasakan Tas Kresek Berbayar

Efek Perang Timur Tengah, Warga Banyumas Mulai Rasakan Tas Kresek Berbayar

perang

Warga Banyumas sudah merasakan tas kresek berbayar. Hal ini ditengarai karena imbas dari perang di Timur Tengah yang membua harga plastik naik sampai 50 persen.

“Saya tadi beli di warung, tas kresek ditarif Rp1000,” kata Ningsih warga Patikraja Kabupaten Banyumas, Jumat (3/4/2026).

Dia mengaku baru kali ini membayar barang yang dibeli plus membayar tas kresek. Sebab, biasanya tas kresek alias kantong plastik tidak berbayar alias gratis.

Tas Kresek Berbayar Efek Perang Timur Tengah

Belakangan harga plastik memang melonjak. Bahkan, lonjakannya sampai 50 persen. Hal ini terjadi karena tersendatnya distribusi di Selat Hormuz yang dikendalikan Iran.

Apalagi bahan untuk membuat plastik seperti tas kresek dan lainnya terbuat dari hasil olahan minyak bumi. Itulah yang membuat harga plastik naik dan berdampak sampai masyarakat.

Perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel sudah berlangsung lebih dari sebulan. Belum ada tanda-tanda perang ini akan usai. Amerika Serikat dan Israel bahu membahu menyerang Iran. Tapi Iran juga dengan gagah berani membombardir Israel.

Iran juga menyerang pangkalan militer Amerika Serikat yang ada di Timur Tengah. Sebelum tahun ini, pada tahun lalu tepatnya pada Juni 2025, kedua belah pihak sudah berperang dan saling menyerang melalui udara dengan rudal.

Namun perang pada 2025 bisa dikatakan singkat karena terjadi selama 12 hari. Sementara, perang kali ini berlangsung lebih dari sebulan dan belum ada tanda-tanda bakal selesai.

Baca Juga  Gol Penalti Aziz Briantoro Menangkan Persibangga Purbalingga di Laga Perdana Liga 4 Nasional
Tag: