Bertahan lebih dari satu dekade di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner di Purwokerto bukanlah pencapaian sembarangan. Kedai Oramen sukses membuktikan taringnya sebagai destinasi yang konsisten.
Sejak pertama kali menyapa pelanggan pada 2012, tempat ini telah menjadi rujukan utama bagi mereka yang mendambakan hidangan Jepang berkualitas dengan harga yang tetap bersahabat di kantong.
Kini, kedai yang berlokasi di Jl. KH. Moch. Safei No. 2449, Kebondalem ini tampil lebih menawan. Melalui transformasi bangunan yang lebih modern, Kedai Oramen menawarkan atmosfer makan yang jauh lebih nyaman tanpa kehilangan identitas aslinya.
Evolusi Makna: Dari “Bukan Ramen” Menuju Sang “Raja”
Kisah sukses Kedai Oramen berakar dari tangan dingin pasangan suami istri, Marissa dan Lingga. Sebagai antusias budaya Negeri Sakura, keduanya merintis usaha ini dengan filosofi yang unik.
Pada awal kemunculannya di tahun 2012, nama “Oramen” diambil dari plesetan bahasa Jawa “Ora Ramen” yang berarti “Bukan Ramen”. Pemilihan nama tersebut merupakan strategi cerdik untuk beradaptasi dengan lidah warga Purwokerto yang saat itu masih asing dengan masakan luar negeri.
Alih-alih menyajikan rasa autentik yang mungkin terasa ganjil bagi warga lokal, sang pemilik memodifikasi resepnya agar lebih pas dengan selera nusantara.
Seiring berkembangnya selera pasar, identitas Oramen pun ikut berevolusi pada tahun 2017. Huruf “O” kini dimaknai sebagai karakter Kanji Ou (王) yang berarti Raja.
Perubahan ini menjadi simbol ambisi besar Kedai Oramen untuk terus merajai pasar kuliner bertema Jepang di kawasan Banyumas dan sekitarnya.

Suasana Estetik dengan Fasilitas Ruang yang Komplet
Demi memanjakan pengunjung, kedai ini menyediakan zona duduk yang fungsional dan Instagramable:
- Indoor Ber-AC: Ruangan dingin dengan interior cantik yang sangat ideal untuk agenda formal maupun sekadar bersantai.
- Konsep Solo Dining: Mengadopsi tradisi unik di Jepang, tersedia meja bersekat yang memberikan privasi penuh bagi pelanggan yang datang sendirian.
- Lantai 2 Semi-Outdoor: Area terbuka yang lapang, berfungsi sebagai smoking area sekaligus tempat berkumpul kelompok besar hingga kapasitas 8 orang.
Update Menu dan Harga Terbaru
Sebagai Kuliner Legend Purwokerto, Kedai Oramen menawarkan variasi menu yang cukup masif dengan sistem pelayanan mandiri (self-service):
1. Japan’s Most Wanted (Set Premium)
Pilihan set makan besar yang sudah dilengkapi dengan Miso Soup secara cuma-cuma.
- Harga: Mulai Rp35.000 – Rp99.000.
- Andalan: Himawari Hamburg dengan onsen egg yang lembut serta hidangan mewah Kurobako Unagi.
2. Spesialisasi Ramen & Udon
Pecinta mi dapat mengeksplorasi berbagai jenis kaldu, mulai dari Shinigami (Pedas Creamy) hingga Yonkou (Shoyu).
- Harga: Dibanderol antara Rp25.000 – Rp37.000, tergantung pada pilihan topping ayam atau daging sapi.
3. Sushi Roll & Kudapan
Tersedia sushi isi 8 potong seperti varian Arashi dan Moeru dengan harga Rp17.000 – Rp26.000. Untuk camilan seperti Gyoza atau sate Totori Yaki, harga dipatok mulai Rp15.000.
Jam Operasional dan Layanan Digital
Masyarakat dapat mengunjungi Kedai Oramen setiap hari, Senin hingga Minggu, mulai pukul 11.00 sampai 21.00 WIB. Selain melayani makan di tempat, seluruh hidangan lezat ini juga bisa dipesan secara praktis melalui berbagai aplikasi transportasi daring.
Dedikasi selama bertahun-tahun dalam menjaga kualitas dan keberanian dalam berinovasi membuat Kedai Oramen tetap memiliki tempat spesial di hati para pecinta kuliner.
***

