Menapaki usia ke-101 tahun, RSUD Banyumas semakin memperkokoh eksistensinya sebagai garda terdepan layanan kesehatan di Jawa Tengah. Mengusung tema “Mengabdi, Bertumbuh, dan Bersinergi Menuju Banyumas PAS (Produktif, Adil, dan Sejahtera)”, rumah sakit milik pemerintah daerah ini menggelar rangkaian perayaan besar yang menitikberatkan pada aksi kemanusiaan dan peningkatan kualitas layanan.
Wakil Direktur Bidang Operasional RSUD Banyumas sekaligus Ketua Panitia HUT ke-101, Slamet Setiadi, menyampaikan bahwa momentum satu abad lebih ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, tema yang dipilih merupakan cerminan dedikasi rumah sakit dalam mendukung visi pembangunan daerah dan visi Bupati Banyumas.
Rangkaian perayaan diawali dengan aksi turun ke lapangan di Desa Kejawar. RSUD Banyumas menerjunkan tim medis lintas disiplin, mulai dari dokter, perawat, hingga ahli gizi untuk memberikan edukasi intensif mengenai pencegahan stunting, pola gizi seimbang, dan pencegahan penyakit menular. Selain edukasi ilmiah, RSUD Banyumas juga menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan pokok.
Bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Banyumas, sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan di tiga desa, yakni Desa Kejawar, Kedung Gede, dan Sokawera. Setiap desa mendapatkan alokasi sekitar 50 paket sembako sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja rumah sakit.
Aspek kesehatan preventif dan penguatan internal juga menjadi sorotan utama. RSUD Banyumas telah menjadwalkan pemeriksaan kesehatan gratis pada awal Mei 2026 yang menyasar ribuan karyawan serta tenaga medis. Selain itu, dilaksanakan pula program vaksinasi Measles Rubella (MR) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, aksi donor darah massal, serta pemberian santunan khusus bagi pekerja informal seperti tukang becak dan tukang kebun.
Tak berhenti pada layanan fisik, pengembangan keilmuan kedokteran turut diperkuat melalui serangkaian webinar dan workshop bersertifikat. Beberapa topik strategis yang diangkat meliputi penanganan Thalassemia, pelatihan pemeriksaan EKG bagi dokter Puskesmas guna deteksi dini penyakit jantung, hingga penguatan sistem rujukan maternal dan perinatal untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.
Puncak peringatan HUT ke-101 direncanakan berlangsung pada 30 April 2026 dalam bentuk tasyakuran dan Halal Bihalal. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah termasuk Bupati dan DPRD Banyumas. Slamet Setiadi berharap, melalui momentum ini, masyarakat semakin teredukasi dan mendapatkan akses layanan kesehatan yang semakin prima serta terintegrasi.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

