cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Mendikdasmen Alokasikan Rp 14 Triliun untuk Revitalisasi 11.744 Sekolah di 2026 ​
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Mendikdasmen Alokasikan Rp 14 Triliun untuk Revitalisasi 11.744 Sekolah di 2026 ​
Banyumas Raya

Mendikdasmen Alokasikan Rp 14 Triliun untuk Revitalisasi 11.744 Sekolah di 2026 ​

Wahyu Sumantri
Last updated: 25 April 2026 20:08
Wahyu Sumantri
Published: 25 April 2026
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menandatangani plakat sekolah penerima bantuan revitalisasi, di Pendopo Si Panji Purwokerto, Sabtu (25/04/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menandatangani plakat sekolah penerima bantuan revitalisasi, di Pendopo Si Panji Purwokerto, Sabtu (25/04/2026). (Foto: Wahyu)
SHARE

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14 triliun untuk program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun anggaran 2026. Program ini menargetkan perbaikan infrastruktur di 11.744 sekolah di seluruh Indonesia.

​Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa distribusi anggaran akan diprioritaskan bagi sekolah-sekolah dengan kondisi kritis dan darurat. Hal ini mencakup sekolah yang terdampak bencana alam serta sekolah di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

​”Prioritas kami adalah sekolah-sekolah yang terdampak bencana, baik di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, maupun daerah lain. Selain itu juga sekolah di wilayah 3T serta sekolah dengan kondisi rusak berat,” ujar Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Sabtu (25/4/2026).

​Tidak berhenti di angka belasan ribu sekolah, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Keuangan. Tujuannya agar target revitalisasi dapat diperluas hingga menjangkau 60.000 satuan pendidikan di masa mendatang.

​Selain pembenahan fisik, Mendikdasmen juga memberikan perhatian serius pada tingginya angka anak tidak sekolah (ATS). Masalah ini dinilai kompleks karena melibatkan faktor ekonomi, kendala geografis, hingga isu keamanan. Sebagai solusi, pemerintah mendorong model pendidikan yang lebih fleksibel melalui jalur nonformal dan informal.

​”Pendidikan tidak harus selalu formal. Bisa melalui jalur nonformal dan informal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sekolah satu atap, program kesetaraan, hingga sekolah terbuka,” tuturnya.

​Pemerintah juga memastikan ketersediaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) bagi PKBM untuk memfasilitasi peserta didik dengan kebutuhan khusus, seperti atlet atau seniman yang memerlukan jam belajar adaptif.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat memberikan pidato di Pendopo Si Panji Purwokerto, Sabtu (25/04/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat memberikan pidato di Pendopo Si Panji Purwokerto, Sabtu (25/04/2026). (Foto: Wahyu)

 

​Kemandirian di Banyumas

Sejalan dengan visi pusat, Pemerintah Kabupaten Banyumas turut memperkuat lini pendidikan nonformal di wilayahnya. Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, secara simbolis menyerahkan izin operasional untuk 21 PKBM baru.

Baca Juga  Puluhan Siswa PAUD PGRI Kasinoman Sambangi Mapolsek Kalibening, Ada Apa?

​Sadewo menekankan bahwa PKBM di Banyumas dirancang untuk mencetak lulusan yang mandiri melalui penguasaan keahlian praktis (life skill), bukan sekadar mengejar kepemilikan ijazah.

​”Tadi kami juga serahkan 21 PKBM yang baru. PKBM di Banyumas tidak hanya fokus pendidikan akademik, tetapi juga life skill. Harapannya, peserta didik bisa hidup mandiri,” kata Sadewo.

​Hadirnya puluhan PKBM baru ini diharapkan menjadi oase bagi masyarakat Banyumas untuk terus mengenyam pendidikan berkelanjutan guna meningkatkan taraf hidup dan kualitas sumber daya manusia di daerah.

 

Inovasi Siswa SMK di Banjarnegara: Sulap e-KTP Jadi Kunci Pengaman Sepeda Motor
3 Titik di Punggelan Banjarnegara Diterjang Longsor, Puluhan Warga Mengungsi
Jalur Pejawaran Putus Akibat Longsor, Wisatawan ke Dieng Bisa Lewat Wanayasa hingga Wonosobo
Laga Hidup Mati Lawan Persak, Ini Pesan Ketua Umum Persibas
Mantan Sopir Dendam Kesumat, Mobil Istri Kades Hoho di Banjarnegara Dibakar Pakai Cairan Khusus
TAGGED:abdul mu'tibanyumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan