cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Menilik Kampung Nopia Mino Desa Pekunden: Sentra Kuliner Legendaris Banyumas yang Kini Jadi Destinasi Edutourism
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Menilik Kampung Nopia Mino Desa Pekunden: Sentra Kuliner Legendaris Banyumas yang Kini Jadi Destinasi Edutourism
Banyumas Raya

Menilik Kampung Nopia Mino Desa Pekunden: Sentra Kuliner Legendaris Banyumas yang Kini Jadi Destinasi Edutourism

Arsya Al Kaisar
Last updated: 29 Januari 2026 20:08
Arsya Al Kaisar
Published: 29 Januari 2026
Share
Nopia mino
Tugu Genthong yang jadi ciri khas di Kampung Nopia Mino di Desa Pekunden, Banyumas. (Foto: sisparnas.kemenparekraf.go.id)
SHARE

Desa Pekunden di Kecamatan Banyumas kini tidak hanya dikenal sebagai desa biasa, namun telah bertransformasi menjadi Kampung Nopia Mino, sebuah destinasi edutourism (wisata edukasi) unggulan yang menawarkan pengalaman unik bagi para pelancong.

Contents
  • Nopia Mino Warisan Kuliner yang Tetap Eksis di Tengah Modernisasi
  • Mengenal Nopia dan Mino: Si “Telur Gajah” dari Banyumas
  • Konsep Edutourism: Belajar Menempel Adonan di Tungku
  • Dampak Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Berlokasi di Pekunden Lor, kampung ini menjadi sentra produksi camilan khas Banyumas, yaitu nopia dan mino, yang hingga kini masih mempertahankan teknik produksi tradisional menggunakan tungku tanah liat.

Nopia Mino Warisan Kuliner yang Tetap Eksis di Tengah Modernisasi

Daya tarik utama Kampung Nopia Mino terletak pada konsistensi warganya dalam menjaga warisan leluhur. Hampir seluruh warga di kampung ini terlibat dalam rantai produksi, mulai dari peracikan adonan hingga pengemasan.

Saat memasuki kawasan kampung, pengunjung akan disambut dengan aroma manis gula jawa dan aroma khas panggangan kayu bakar yang memenuhi udara. Suasana autentik inilah yang menjadikan Kampung Nopia Mino kerap disambangi pelajar, komunitas kuliner, hingga wisatawan mancanegara.

Mengenal Nopia dan Mino: Si “Telur Gajah” dari Banyumas

Bagi yang belum familiar, Nopia adalah makanan berbahan dasar tepung terigu dengan isian gula merah atau gula jawa.

Bentuk Unik: Adonan dibentuk bulat lonjong menyerupai telur.

Teknik Panggang: Keunikannya terletak pada cara memasak, di mana adonan ditempelkan langsung pada dinding bagian dalam tungku tanah liat yang panas.

Varian Rasa: Meski klasik dengan gula merah, kini tersedia varian rasa modern seperti cokelat, pandan, hingga durian.

Sementara itu, Mino atau “Nopia Mini” adalah versi ukuran kecil yang lebih praktis sebagai camilan ringan. Meski ukurannya berbeda, bahan dan teknik pengerjaannya tetap sama persis dengan nopia.

Baca Juga  Diduga Gelapkan Dana Rp 85 Juta untuk Judi Online, Manajemen Warkop Sumringah Purwokerto Somasi Rekan Bisnis

Konsep Edutourism: Belajar Menempel Adonan di Tungku

Sebagai destinasi edukasi, Kampung Nopia Mino memberikan akses bagi wisatawan untuk melihat langsung dapur produksi. Pengunjung dapat menyaksikan keterampilan khusus para perajin saat menempelkan adonan ke dinding tungku yang membara.

Pembuatan
Salah satu proses pembuatan Nopia Mino. (Foto: Tangkapan layar Instagram @desawisata_pekunden)

Teknik ini membutuhkan ketangkasan dan insting yang tajam, karena jika salah menempel atau suhu tungku tidak stabil, kualitas nopia akan menurun. Pengetahuan berharga inilah yang ditawarkan kepada para siswa atau wisatawan yang melakukan outing class di sini.

Dampak Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Transformasi menjadi kampung wisata ini berdampak positif bagi ekonomi warga Desa Pekunden. Selain penjualan produk yang merambah platform digital, kunjungan wisatawan meningkatkan pendapatan jasa edukasi dan UMKM setempat.

Dengan perpaduan produksi kuliner dan wisata, Kampung Nopia Mino tidak hanya menjaga kelestarian rasa, tetapi juga memastikan pengetahuan sejarah dan filosofi kuliner tradisional Banyumas tetap terjaga oleh generasi mendatang.

Bagi Anda yang sedang berada di Kabupaten Banyumas, Kampung Nopia Mino di Desa Pekunden adalah destinasi yang wajib dikunjungi untuk merasakan sensasi wisata kuliner yang sarat akan nilai budaya.

 

Uut Triyas Yanuar Jabat Manager Persibangga di Liga 4 Nasional
Purbalingga Raih Peringkat 14 Nasional EPPD 2025, Masuk Kategori Kinerja Tinggi
Liga 4 Nasional: Persibangga vs PSPP Padang Panjang Sama Kuat di Babak Pertama
Jembatan Serayu Ditutup, Bus Trans Banyumas Koridor 4 Dialihkan
Persibangga Purbalingga Siap Jadi Tuan Rumah 64 Besar Liga 4 Nasional
TAGGED:Nopia Mino
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan