Ribuan pencinta olahraga lari memadati kawasan Kabupaten Banyumas untuk mengikuti ajang bergengsi Purwokerto Half Marathon 2026 pada Minggu (17/5/2026).
Di tengah lautan peserta, sosok dr. Tirta Mandira Hudhi sukses mencuri perhatian publik; influencer kesehatan sekaligus pengusaha tersebut menjadi buruan warga dan sesama pelari yang berebut ingin mengabadikan momen bersama sepanjang rute perlombaan.
Sebelum kompetisi dimulai, dr. Tirta memang sudah memancing perhatian netizen di media sosial. Melalui konten-konten di akun Instagram pribadinya, ia membagikan rangkaian persiapan hingga hari h pelaksaan rute dengan gaya penyampaiannya yang santai dan humoris.
Aksi Nyeleneh Senggol Pendukung Setan Merah
Dua hari sebelum acara, tepatnya Jumat (15/5/2026), dr. Tirta mengunggah sebuah utas di akun Instagram @dr.tirta mengenai rencananya berlari di kategori Half Marathon. Ia mengumumkan akan memakai jersi klub sepak bola Liverpool FC lawas.
Melalui pilihan busana tersebut, ia sengaja melontarkan candaan untuk memancing reaksi para pendukung Manchester United (MU) yang kebetulan ikut berkompetisi di rute yang sama.
“Kita cek, seberapa banyak fans manutd yg berani nge banter direct,” tulis dr. Tirta dalam unggahannya yang memancing ribuan komentar jenaka dari para pengikutnya.
Kesiapan penampilannya kembali dipamerkan pada Sabtu (16/5/2026). Dokter yang dikenal gemar mengulas seluk-beluk sepatu ini memperlihatkan kelengkapan busana larinya secara mendetail.
Meliputi topi merah marun, jersi lengan panjang Liverpool, celana pendek berwarna oranye, perlengkapan suplemen, hingga sepatu andalannya yang disandingkan dengan nomor dada (BIB) M 2042 0.
Antusiasme Warga Berburu Foto Bersama Dokter Tirta
Kemeriahan memuncak saat hari H pelaksanaan pada Minggu (17/5/2026). Berlari di tengah kerumunan dengan atribut lengkap yang telah ia tunjukkan sebelumnya, kehadiran dr. Tirta langsung disambut meriah oleh masyarakat sekitar dan peserta lain yang berada di jalur lari.
Selepas mencapai garis finis, ia mengunggah video yang merangkum momen perjalanannya sekaligus mengapresiasi keramahan warga lokal yang membuatnya sibuk melayani permintaan foto.
“Makasih warga purwokerto. Makasih panitia. Banyakan foto2nya haha. Iki cuplikan sebagian kehebohannya,” tulis dr. Tirta dalam takarir unggahan videonya.
Gaet 6.000 Pelari demi Dongkrak Pariwisata Daerah
Kehadiran figur publik seperti dr. Tirta semakin menyemarakkan kesuksesan Purwokerto Half Marathon 2026. Mengutip laporan resmi dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (jatengprov.go.id), total partisipan yang membanjiri agenda ini mencapai 6.000 pelari.
Angka tersebut terbagi ke dalam beberapa nomor perlombaan:
- Half Marathon (21K): 2.000 peserta
- 10K: 1.750 peserta
- 5K: 2.000 peserta
- 3K Fun Run: 250 peserta
Pelepasan para pelari dilakukan secara resmi melalui prosesi flag off oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Ahmad Luthfi, yang juga ikut menyelesaikan rute lari pada kategori 5K, memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen pendukung, termasuk pihak sponsor utama.
Di sisi lain, Sekda Jateng Sumarno menggarisbawahi bahwa agenda olahraga tahunan ini dirancang dengan misi yang lebih besar dari sekadar kompetisi fisik, yakni sebagai motor penggerak wisata olahraga (sport tourism).
“Kegiatan ini bagian dari sport tourism yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” beber Sumarno.
Sumarno menjelaskan, selain menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, kedatangan para pelari dari luar kota diproyeksikan mampu menstimulus roda ekonomi kreatif dan mendongkrak angka pariwisata di Purwokerto.
Atmosfer kompetisi sepanjang lintasan 21 kilometer pun tetap terjaga berkat pasokan energi dari tim pemandu sorak (cheering team) yang diisi oleh warga lokal, kelompok pelajar, hingga komunitas seni yang menyemangati pelari di tepi jalan.

