Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang permukiman warga di Dusun Kalideres, Desa Jatilawang, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.
Kepala Dusun Kalideres, Bayu Ulin Wijana, menuturkan bahwa fenomena alam tersebut terjadi sangat cepat. Angin mulai mengamuk sekitar pukul 15.20 WIB dan langsung menyasar rumah-rumah penduduk tanpa peringatan sebelumnya.
”Angin datang secara tiba-tiba dan langsung menerjang kawasan permukiman. Embusannya sangat kuat hingga mengangkat atap rumah berbahan seng dan membawanya terbang,” ujar Bayu kepada awak media, Rabu.
Meski terjangan angin cukup destruktif hingga melontarkan material bangunan, Bayu memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Saat ini, pihak pemerintah desa masih melakukan inventarisasi untuk menentukan total kerugian materiil yang dialami warga.
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Wanayasa bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah kejadian. Petugas gabungan bersinergi dengan warga setempat untuk melakukan penanganan darurat dan evakuasi.
Kapolsek Wanayasa, Iptu Bambang, menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan membersihkan puing-puing sisa reruntuhan agar tidak membahayakan.
”Petugas membantu warga mengevakuasi sisa material bangunan yang rusak serta melakukan pendataan terhadap saksi dan korban terdampak. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada namun tidak panik,” kata Iptu Bambang.
Hingga Rabu petang, situasi di Dusun Kalideres dilaporkan sudah kondusif. Warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan sisa-sisa material seng dan kayu yang berserakan di sekitar lokasi kejadian.

