Polresta Cilacap menyiapkan cara berbeda untuk merangkul pecinta otomotif sekaligus menekan aksi balap liar yang masih kerap terjadi di jalan raya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, kepolisian akan menggelar ajang Kapolresta Cilacap Cup Drag Bike pada 28 Juni 2026 di Sirkuit NP Jalan S. Parman, Cilacap.
Kejuaraan yang terbuka bagi pelajar maupun masyarakat umum itu menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli. Selain menjadi ajang kompetisi, event ini juga diharapkan menjadi wadah resmi bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi balap motor secara aman dan terukur.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan arena balap resmi agar para penghobi kecepatan tidak lagi menyalurkan kegemarannya di jalan umum yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Jadi tujuannya adalah kita mau mewadahi masyarakat Kabupaten Cilacap dan sekitarnya yang gemar balapan. Biasanya kita lihat kan di jalan-jalan, itu kan membahayakan diri daripada pengendara dan juga orang lain,” kata Budi.
Menurutnya, peserta yang disasar tidak hanya berasal dari Cilacap, tetapi juga dari daerah sekitar. Pendaftaran untuk berbagai kelas perlombaan pun telah dibuka sejak jauh hari agar para pembalap dapat mempersiapkan diri.
Wadah Positif untuk Generasi Muda
Polresta Cilacap berharap ajang tersebut mampu menarik minat generasi muda yang selama ini memiliki ketertarikan di dunia balap motor. Dengan adanya kompetisi resmi, bakat dan kemampuan mereka dapat tersalurkan melalui jalur yang tepat.
“Kita mau mengambil generasi muda yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya,” ujarnya.
Selain menghadirkan atmosfer kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja.
Digelar di Jalur yang Sudah Berpengalaman
Balapan akan berlangsung di Jalan S. Parman yang selama ini telah beberapa kali digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan road race. Lokasi tersebut dinilai cukup representatif karena telah berpengalaman menjadi arena berbagai event balap resmi.
“Di Jalan S. Parman. Di situ yang biasa untuk road race. Kan sudah ada beberapa event, tiga kali road race di tempat tersebut,” jelas Budi.
Melalui Kapolresta Cilacap Cup Drag Bike, kepolisian berharap semangat kompetisi otomotif dapat berkembang ke arah yang lebih positif sekaligus menjadi langkah nyata untuk mengurangi praktik balap liar yang meresahkan masyarakat.
Polresta Cilacap bakal menggelar ajang Kapolresta Cilacap Cup Drag Bike pada 28 Juni 2026 mendatang. Kejuaraan yang digelar di Sirkuit NP Jalan S. Parman itu menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli.
Tak sekadar menjadi ajang adu cepat di lintasan, event ini juga disiapkan sebagai wadah resmi bagi para pecinta balap motor, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda, agar dapat menyalurkan hobinya secara aman dan terarah.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
“Iya, jadi menjelang Hari Bhayangkara 1 Juli ya, jadi sebelumnya kita melakukan beberapa kegiatan. Ini untuk mendukung kegiatan HUT Bhayangkara tersebut,” kata Budi Adhy Buono.
Selain drag bike, Polresta Cilacap juga menggelar sejumlah agenda olahraga lainnya. Salah satunya kegiatan sepak bola yang berlangsung di Kroya.
Wadah Resmi bagi Pecinta Balap Motor
Menurut Budi, kejuaraan drag bike sengaja dirancang untuk mengakomodasi minat generasi muda yang memiliki hobi balap motor. Pendaftaran peserta bahkan telah dibuka untuk berbagai kelas yang diperlombakan.
Polresta Cilacap ingin menghadirkan ruang kompetisi yang aman dan terukur bagi para pembalap, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
“Kita mau mengambil generasi muda yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar mencari juara, melainkan memberikan alternatif yang positif bagi para pecinta otomotif agar tidak menyalurkan hobinya di jalan umum.
“Jadi tujuannya adalah kita mau mewadahi masyarakat Kabupaten Cilacap dan sekitarnya yang gemar balapan,” jelasnya.
Tekan Balap Liar yang Meresahkan Masyarakat
Fenomena balap liar masih menjadi perhatian aparat kepolisian karena kerap menimbulkan keresahan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Melalui event Kapolresta Cilacap Cup Drag Bike, polisi berharap para penggemar kecepatan dapat menyalurkan bakat dan hobinya di arena yang telah disiapkan dengan standar keselamatan yang lebih baik.
“Biasanya kita lihat kan di jalan-jalan, itu kan membahayakan diri daripada pengendara dan juga orang lain. Jadi kita mewadahi, supaya mereka tidak melakukan balap liar di jalan,” tegas Budi.
Langkah ini sekaligus menjadi pendekatan preventif yang dilakukan Polresta Cilacap dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan komunitas otomotif.
Digelar di Sirkuit NP Jalan S. Parman
Kejuaraan drag bike akan berlangsung di Jalan S. Parman, Cilacap, yang selama ini telah beberapa kali digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan ajang balap resmi.
“Di Jalan S. Parman. Di situ yang biasa untuk road race. Kan sudah ada berapa event, tiga kali road race di tempat tersebut,” ungkap Budi.
Berdasarkan informasi, event ini mempertandingkan sejumlah kelas untuk kategori rookie, open, sunmori, supporting hingga kelas khusus pelajar. Selain trofi dan penghargaan, panitia juga menyiapkan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang.
Dengan hadirnya ajang ini, Polresta Cilacap berharap semangat kompetisi dan kecintaan terhadap dunia otomotif dapat disalurkan melalui kegiatan yang positif, aman, dan jauh dari praktik balap liar yang membahayakan keselamatan masyarakat.

