cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Ada Anggur Merah dalam Sesaji Memetri Bumi di Cilacap, Ini Maknanya
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Ada Anggur Merah dalam Sesaji Memetri Bumi di Cilacap, Ini Maknanya
Cilacap

Ada Anggur Merah dalam Sesaji Memetri Bumi di Cilacap, Ini Maknanya

Tri Aji
Last updated: 18 Mei 2026 23:20
Tri Aji
Published: 19 Mei 2026
Share
Minuman Khusus dalam Sesaji Memetri Bumi di Maos Kidul Cilacap. (Dok).
Minuman Khusus dalam Sesaji Memetri Bumi di Maos Kidul Cilacap. (Dok).
SHARE

Tradisi memetri bumi di Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menarik perhatian warga karena keunikan sesaji yang digunakan dalam ritual adat tersebut. Selain berbagai hasil bumi, makanan tradisional, dan rangkaian bunga, tampak pula sebotol anggur merah yang turut disertakan dalam sesaji.

Contents
  • Anggur Merah Jadi Bagian Sesaji Turun-Temurun
  • Bukan Sekadar Simbol, tapi Wujud Doa Warga

Di antara aneka persembahan berupa makanan, bunga, dan hasil bumi, tampak sebotol anggur merah yang disajikan dalam sesaji tradisi tersebut. Minuman itu diletakkan bersama perlengkapan sesaji lainnya di dalam tampah dan dipajang di ruang kerja kepala desa setempat.

Tradisi ini merupakan bagian dari ritual adat yang rutin digelar masyarakat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama demi keselamatan dan keberkahan desa.

 

Anggur Merah Jadi Bagian Sesaji Turun-Temurun

Kepala Desa Maos Kidul, Beng Sunarjo, mengatakan penggunaan minuman beralkohol dalam sesaji bukan hal baru. Menurutnya, tradisi itu sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat sejak zaman dahulu.

Ia menjelaskan, dahulu masyarakat kemungkinan menggunakan arak atau minuman tradisional lain sebagai bagian persembahan adat. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk sajian kemudian menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Dari dulu memang sudah ada. Mungkin dulunya arak atau minuman lain, lalu sekarang lebih mudah menggunakan anggur merah,” ujarnya.

Kepala desa yang akrab disapa Jebeng itu menyebut, minuman tersebut juga memiliki keterkaitan dengan kebiasaan petani zaman dulu. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, minuman semacam itu dipercaya membantu memulihkan stamina setelah bekerja seharian di sawah.

“Dulu dipercaya untuk mengembalikan tenaga petani setelah lelah bekerja. Biasanya diminum sedikit dicampur telur ayam atau telur bebek supaya badan kembali segar,” ujarnya.

Baca Juga  Lotek Bu Jamiyem Cilacap: Kuliner Legendaris yang Eksis Sejak 1966, Cuma 8 Ribuan!

 

Bukan Sekadar Simbol, tapi Wujud Doa Warga

Dalam tradisi memetri bumi yang digelar pada Sabtu (16/5/2026) itu, sesaji tidak hanya dimaknai sebagai pelengkap ritual adat. Warga Desa Maos Kidul percaya persembahan tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan dijauhkan dari berbagai hal buruk.

Berbagai jenis makanan, bunga, hingga minuman yang disajikan mencerminkan ungkapan syukur masyarakat atas hasil bumi dan kehidupan yang telah dijalani selama ini.

Sunarjo mengatakan tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus mengingatkan masyarakat agar menjauhi sifat-sifat negatif dalam kehidupan sosial.

“Ini bentuk rasa syukur dan doa bersama supaya warga dijauhkan dari iri, dengki, maupun hal-hal buruk lainnya,” katanya.

Selain itu, warga juga berharap desa mereka senantiasa diberi keselamatan dan terhindar dari marabahaya maupun musibah.

“Harapannya tentu supaya desa tetap aman, tenteram, dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

 

Mengintip Kemegahan Benteng Karangbolong, Jejak Pertahanan Belanda di “Pulau Penjara” Nusakambangan
600 Pramuka Padati Pesta Siaga 2026 Cilacap, Asah Karakter dan Semangat Kebangsaan Sejak Dini
5 Rekomendasi Wisata Dekat Stasiun Cilacap, Cocok Jadi Destinasi Short Trip Akhir Pekan!
Cekcok Saat Mabuk, Pria Asal Demak Tewas Dikeroyok di Halaman Hotel Cilacap
Heboh! Mayat Pria Mengapung di Kolam Wanareja, Diduga Tewas Lebih dari 2 Hari
TAGGED:memetri bumi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan