cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Tragis! 2 Remaja Terseret Ombak Pantai Menganti Cilacap Ditemukan Meninggal
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Tragis! 2 Remaja Terseret Ombak Pantai Menganti Cilacap Ditemukan Meninggal
Cilacap

Tragis! 2 Remaja Terseret Ombak Pantai Menganti Cilacap Ditemukan Meninggal

Tri Aji
Last updated: 6 Juni 2026 13:54
Tri Aji
Published: 6 Juni 2026
Share
Tragis! 2 Remaja Terseret Ombak Pantai Menganti Cilacap Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan evakuasi remaja tenggelam di Pantai Menganti Cilacap. (Basarnas Cilacap).
SHARE

Operasi pencarian dua remaja yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap, berakhir dengan kabar duka. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan selama tiga hari, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Contents
  • Bermula Saat Enam Remaja Bermain di Pantai*
  • Korban Ditemukan di Hari Kedua dan Ketiga Pencarian
  • Operasi SAR Resmi Ditutup

Penemuan korban terakhir pada Sabtu (6/6/2026) sekaligus menandai berakhirnya operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, aparat, relawan, dan nelayan setempat. Dari enam remaja yang terseret gelombang saat beraktivitas di kawasan pantai tersebut, empat orang berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya tidak dapat bertahan dan ditemukan meninggal dunia.

 

Bermula Saat Enam Remaja Bermain di Pantai*

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Pantai Menganti Kisik, salah satu destinasi wisata pantai di wilayah Kabupaten Cilacap.

Saat itu, enam remaja dilaporkan berada di area pantai ketika tiba-tiba terseret gelombang laut. Empat orang berhasil menyelamatkan diri dari ganasnya ombak Pantai Selatan.

Mereka adalah Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15). Sementara dua remaja lainnya, Wisnu (14), warga Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan, serta Adiansyah Putra Setiawan (16), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, dinyatakan hilang.

Laporan kejadian itu langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, aparat keamanan, relawan, hingga nelayan setempat.

 

Korban Ditemukan di Hari Kedua dan Ketiga Pencarian

Pencarian terus dilakukan dengan menyisir area pantai dan perairan yang diduga menjadi jalur hanyut korban. Hasilnya, pada hari kedua operasi atau Jumat (5/6/2026) malam, korban bernama Wisnu berhasil ditemukan.

Baca Juga  Heboh! Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Laut Cilacap, Identitas Masih Diselidiki

Remaja berusia 14 tahun tersebut ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi awal kejadian. Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah korban menuju RSUD Cilacap.

Meski satu korban berhasil ditemukan, pencarian belum dihentikan. Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pada Sabtu pagi untuk mencari korban terakhir yang masih hilang.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 05.45 WIB, Adiansyah Putra Setiawan ditemukan oleh penjaga Pantai Lengkong dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar 1,6 kilometer ke arah barat dari lokasi awal terseret ombak. Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

 

Operasi SAR Resmi Ditutup

Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi, mengatakan dengan ditemukannya korban terakhir maka seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban terakhir, maka seluruh korban telah berhasil ditemukan. Operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan, relawan, dan masyarakat yang telah membantu selama operasi berlangsung,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Polairud Cilacap, Polsek Kesugihan, Koramil Kesugihan, LANAL Cilacap, SAR Arnavat, Bagana Cilacap, Tim Aksi Cepat (TAC) Cilacap, SAR MTA, Baznas, serta masyarakat dan nelayan sekitar.

Tragedi ini menambah daftar kecelakaan laut di kawasan Pantai Selatan Jawa yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di area yang rawan gelombang tinggi.

Baca Juga  Laguna Srandil Cilacap: Hidden Gem Alam Asri di Pesisir Selatan, Cocok untuk Healing dan Spot Foto Estetik

 

SiTaskin Digelar di Cilacap, 1.028 Warga Miskin Ekstrem Sidaurip Jadi Prioritas
Anggota Polresta Cilacap Jalani Tes Urine Mendadak
2 Terdakwa Hadapi Putusan Sela dalam Dugaan Pencucian Uang Terkait Kasus di Cilacap
Khitanan Massal hingga Donor Darah Warnai HUT ke-170 Cilacap, Warga Terbantu
Haru! Korban Tewas Tabrakan KA di Bekasi Timur Asal Cilacap Dimakamkan
TAGGED:Basarnas Cilacappantai menganti
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan