Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Berkat tangan dingin Bupati Sadewo Tri Lastiono dalam merangkul semua pihak, Banyumas sukses memboyong penghargaan bergengsi Collaborative Award Jawa Tengah 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada Bupati Sadewo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/2/2026). Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa “keroyokan” dalam membangun daerah jauh lebih efektif ketimbang jalan sendiri-sendiri.
Bukan Cuma Seremonial
Sepanjang tahun 2025, Banyumas dinilai jempolan dalam menerapkan konsep collaborative government. Pemkab tidak hanya mesra dengan pemerintah pusat atau provinsi, tapi juga berhasil menggandeng akademisi dan sektor swasta untuk terjun langsung membangun desa dan kota.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa piala ini bukan sekadar pajangan di lemari kantor. Baginya, ini adalah cambuk untuk bekerja lebih keras lagi demi melayani rakyat.
”Di era sekarang, tidak bisa kita kerja sendirian. Harus ada orkestrasi yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, kampus, dan tentu saja partisipasi aktif masyarakat,” ujar Sadewo usai menerima penghargaan.
Gas Pol Kesejahteraan Rakyat
Sadewo menambahkan, kolaborasi yang sudah berjalan akan terus dievaluasi agar hasilnya benar-benar menyentuh akar rumput. Ia tak ingin kerja sama hanya manis di atas kertas atau berakhir di acara seremoni belaka.
”Evaluasi itu kunci. Kita dorong budaya kerja yang transparan dan berorientasi hasil. Harapannya, ekonomi warga makin cepat naik dan pembangunan makin merata,” tegasnya.
Momentum ini juga diharapkan menjadi perekat silaturahmi antarwilayah di Jawa Tengah. Dengan sinergi yang makin solid, daya saing daerah pun otomatis bakal ikut terdongkrak.

