Masjid Fatimatuz Zahra (Mafaza) di Purwokerto kembali menghadirkan program Buka Puasa Gratis di bulan suci Ramadan, dengan total mencapai 45.000 porsi untuk jamaah dan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini menjadi salah satu aksi sosial terbesar di kota dan selalu ditunggu, khususnya oleh mahasiswa perantau.
Sejak awal Ramadan 1447 H/2026 M, antusiasme warga terlihat jelas. Ribuan orang memadati area masjid untuk berbuka bersama dalam suasana tertib dan hangat.
Jamaah Membludak pada Hari Pertama Ramadan
Pantauan melalui akun Instagram resmi @mafaza.pwt menunjukkan, panitia menyiapkan sekitar 1.344 nasi box pada hari pertama. Namun, jumlah jamaah ternyata melebihi perkiraan, lebih dari 2.000 orang hadir.
Untuk memastikan semua jamaah bisa berbuka, panitia segera menambah jumlah porsi makanan.
Selain itu, alas tikar disiapkan di area luar masjid agar kegiatan iftar dan salat Magrib tetap nyaman dan khusyuk.

Sekitar 1.500 Porsi Dibagikan Setiap Hari
Selama satu bulan Ramadan, Masjid Mafaza menargetkan distribusi 45.000 porsi makanan.
Setiap harinya, sekitar 1.500 porsi takjil dan hidangan utama disiapkan, dengan variasi menu berbeda.
Proses penyediaan makanan berlangsung di Dapur Umum Mafaza dan melibatkan warga sekitar. Mulai dari memasak, pengemasan, hingga pencatatan jumlah nasi box dilakukan secara teratur. Donasi dari pedagang, warung, dan restoran lokal juga turut menambah jumlah porsi.
Seluruh makanan dikumpulkan di Gedung Serba Guna sebelum dibagikan kepada jamaah. Distribusi berjalan sistematis dengan bantuan relawan dan pengurus masjid, sehingga prosesnya lancar dan merata.
Skala program yang besar ini menempatkan Masjid Mafaza sebagai pusat kegiatan sosial Ramadan yang paling aktif di Purwokerto.
Solusi Buka Puasa Bagi Mahasiswa Perantau
Purwokerto sebagai kota pendidikan memiliki banyak mahasiswa yang datang dari berbagai daerah. Program Buka Puasa Gratis di Masjid Mafaza menjadi andalan bagi mereka yang jauh dari keluarga.
Selain mengurangi beban pengeluaran, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarjamaah.
Banyak mahasiswa yang rutin hadir, bahkan ada yang ikut membantu menyiapkan makanan dan menata area berbuka.
Donasi Tetap Dibuka Selama Ramadan
Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Masjid Mafaza menerima donasi berupa uang maupun bahan makanan.
Semua bantuan dikelola oleh Pengurus Takmir Masjid Mafaza bekerja sama dengan Laznas Al-Irsyad Purwokerto, untuk memastikan ketersediaan bahan baku, pengemasan, dan distribusi hingga tercapai target 45.000 porsi.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi di Purwokerto.
Ramadan sebagai Momen Berbagi dan Solidaritas
Buka Puasa Gratis di Masjid Mafaza bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, berbagi rezeki, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.
Antusiasme tinggi pada hari pertama Ramadan menunjukkan kepercayaan warga terhadap program ini. Dengan persiapan yang matang setiap hari, Masjid Mafaza mampu menjaga kenyamanan dan kualitas layanan bagi jamaah.
Program ini membuktikan bahwa di tengah tantangan hidup modern, semangat berbagi di bulan suci tetap hidup dan memberi manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa perantau yang menjadikan program ini andalan untuk berbuka puasa.
***

