cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Pencarian 7 Hari Nihil, Warga Diduga Tenggelam di Kalimeneng Belum Ditemukan
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Jateng > Pencarian 7 Hari Nihil, Warga Diduga Tenggelam di Kalimeneng Belum Ditemukan
Jateng

Pencarian 7 Hari Nihil, Warga Diduga Tenggelam di Kalimeneng Belum Ditemukan

Tri Aji
Last updated: 28 Februari 2026 20:58
Tri Aji
Published: 28 Februari 2026
Share
Tagirun pencarian orang hilang di sungai kalimeneng purworejo
Tim SAR Gabungan saat pencarian korban di Sungai Kalimeneng. (Basarnas Cilacap).
SHARE

Operasi pencarian warga yang diduga tenggelam di Sungai Kalimeneng, Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, resmi dihentikan pada Sabtu (28/2/2026) sore. Setelah tujuh hari dilakukan pencarian, korban belum juga ditemukan.

Contents
  • Pencarian Berakhir di Hari Ketujuh
  • Penyisiran Darat hingga LCR Dikerahkan
  • Penutupan Disepakati Bersama Keluarga

 

Pencarian Berakhir di Hari Ketujuh

Tim SAR gabungan menyatakan penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur tetap (SOP) yang mengatur batas maksimal pencarian selama tujuh hari. Keputusan itu diambil setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

Sejak laporan awal diterima, tim langsung bergerak melakukan berbagai upaya pencarian. Penyisiran dilakukan di sepanjang bantaran sungai hingga ke titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban hilang.

Seluruh metode pencarian telah dikerahkan, baik melalui jalur darat maupun penyisiran di aliran sungai. Namun hingga hari terakhir operasi, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap melalui Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, menjelaskan pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

“Selama tujuh hari ini kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan metode pencarian yang ada. Namun sampai batas waktu yang ditentukan, korban belum ditemukan,” ujar Rowidin.

 

Penyisiran Darat hingga LCR Dikerahkan

Dalam operasi tersebut, tim melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai. Selain itu, pencarian di air dilakukan menggunakan metode body rafting dan penyisiran permukaan sungai dengan perahu LCR milik Basarnas.

Unsur lain yang terlibat di antaranya BPBD Purworejo serta relawan dari Rafting SAR Sigap. Pencarian difokuskan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

Korban diketahui bernama Tugirun (73), warga Paduroso, Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Hingga pukul 17.00 WIB di hari ketujuh pencarian, tanda-tanda keberadaan korban masih belum ditemukan.

Baca Juga  Panen Raya 35 Daerah Jateng Awal 2026 Tembus 3,35 Juta Ton GKG, Produksi Naik 14 Persen

 

Penutupan Disepakati Bersama Keluarga

Keputusan penghentian operasi diambil setelah koordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah daerah, serta instansi terkait. Bupati Purworejo juga hadir di lokasi saat proses evaluasi akhir pencarian dilakukan.

Dengan ditutupnya operasi SAR, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Tim SAR menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak selama proses pencarian berlangsung.

Meski operasi resmi dihentikan, masyarakat diimbau tetap waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di musim penghujan dengan debit air yang cenderung meningkat.

Sebelumnya, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, adiknya masih sempat melihat korban beraktivitas seperti biasa. Namun hingga keesokan harinya, Minggu (22/2), korban tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga mulai curiga saat keberadaan pria lanjut usia itu tak diketahui. Upaya pencarian pun dilakukan secara mandiri bersama warga sekitar dengan menyisir area kebun dan bantaran sungai di dekat rumahnya.

Hasilnya, warga menemukan sejumlah barang milik korban di tepi Sungai Kalimeneng, sekitar 50 meter dari rumahnya. Di lokasi itu terdapat baju lurik hitam kombinasi silver, topi, sabit, serta karung yang biasa digunakan korban untuk beraktivitas.

Penemuan barang-barang tersebut memperkuat dugaan korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Sejak saat itu, pencarian semakin diintensifkan hingga akhirnya dilaporkan kepada tim SAR untuk dilakukan operasi pencarian secara resmi.

 

Kecelakaan Laut Kembali Terjadi di Kebumen, Dua Anak Digulung Ombak
Kerusuhan Rembang, PSSI Jateng Harap Hukuman Maksimal
Pembegalan dengan Senjata Tajam oleh Pemuda di Mirit, Kapolres Kebumen Tekankan Pentingnya Pengawasan
Pohon Kelapa Tumbang Timpa Teras Rumah Warga di Kebumen
Anak Tenggelam di Muara Sungai Luk Ulo Belum Ditemukan
TAGGED:orang hilangpurworejosungai kalimeneng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan