cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Masjid Saka Tunggal Cikakak, Wisata Religi Bersejarah di Banyumas dengan Habitat Kera
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Masjid Saka Tunggal Cikakak, Wisata Religi Bersejarah di Banyumas dengan Habitat Kera
Banyumas Raya

Masjid Saka Tunggal Cikakak, Wisata Religi Bersejarah di Banyumas dengan Habitat Kera

Kurnia
Last updated: 9 Maret 2026 22:23
Kurnia
Published: 10 Maret 2026
Share
Masjid saka tunggal cikakak wangon banyumas
Keunikan dari Masjid Saka Tunggal Cikakak adalah struktur utamanya yang hanya menggunakan satu tiang penyangga. (Foto: jatengprov.go.id)
SHARE

Kabupaten Banyumas di Jawa Tengah dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata yang sarat nilai sejarah dan budaya. Salah satu tempat yang menarik perhatian wisatawan adalah Masjid Saka Tunggal yang berada di Desa Cikakak.

Contents
  • Keberadaan Kawanan Kera Jadi Daya Tarik Wisata
  • Jejak Sejarah Masjid Saka Tunggal
  • Lokasi Masjid Saka Tunggal Cikakak
  • Ikon Wisata Religi Banyumas yang Penuh Makna

Masjid tua ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi tujuan wisata religi yang cukup populer. Keunikan kawasan ini terletak pada keberadaan kawanan kera yang hidup bebas di sekitar kompleks masjid.

Pengunjung yang datang sering melihat kera-kera tersebut bergelantungan di pepohonan, berjalan di halaman, atau berkumpul di area sekitar tempat ibadah. Suasana ini menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda karena pengunjung dapat merasakan nuansa religius sekaligus menikmati kehidupan satwa liar di lingkungan pedesaan.

Tak heran jika banyak wisatawan datang untuk melihat langsung keunikan tersebut sekaligus menikmati suasana desa yang masih alami.

 

Keberadaan Kawanan Kera Jadi Daya Tarik Wisata

Masjid saka tunggal cikakak wangon banyumas
Kerumunan kawanan kera di Masjid Saka Tunggal di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon. (Foto: jatengprov.go.id)

Salah satu hal yang membuat kawasan Masjid Saka Tunggal berbeda dari destinasi religi lainnya adalah keberadaan ratusan kera ekor panjang yang tinggal di sekitar area masjid.

Satwa-satwa tersebut biasanya terlihat aktif di pepohonan atau area terbuka di sekitar kompleks. Keberadaan mereka sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Cikakak sejak lama.

Warga setempat hidup berdampingan dengan kawanan kera tersebut dan menjaga keberadaannya agar tetap berada di habitat alaminya. Karena itu, pengunjung dapat melihat satwa tersebut berkeliaran dengan bebas di sekitar kawasan masjid.

Meski kerap mendekati wisatawan, kera-kera tersebut umumnya tidak bersikap agresif selama tidak diganggu. Pengunjung tetap dianjurkan untuk menjaga jarak serta tidak memberikan makanan secara langsung agar interaksi dengan satwa tetap aman.

Baca Juga  Menelusuri Gua Maria Kaliori, Destinasi Wisata Rohani di Banyumas yang Diberkati Paus Yohanes Paulus II

Keunikan inilah yang menjadikan kawasan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

 

Jejak Sejarah Masjid Saka Tunggal

Masjid yang dikenal dengan nama Masjid Saka Tunggal sebenarnya memiliki nama resmi Masjid Jami’ Baitussalam. Berdasarkan catatan yang terdapat pada bangunan masjid, tempat ibadah ini diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1288 Masehi.

Masjid tersebut didirikan oleh seorang tokoh penyebar Islam bernama Kyai Mustolih yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Mbah Tolih. Ia datang ke wilayah Cikakak untuk menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat setempat.

Pada masa itu, masyarakat setempat masih dipengaruhi oleh tradisi dan kepercayaan lama. Melalui proses dakwah yang dilakukan secara bertahap, ajaran Islam kemudian mulai diterima oleh warga di kawasan tersebut.

Seiring waktu, masjid ini berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat sekitar. Hingga sekarang, bangunan tersebut masih digunakan sebagai tempat ibadah oleh warga setempat.

Keistimewaan lain dari masjid ini terletak pada struktur bangunannya. Masjid ini hanya memiliki satu tiang utama yang berada di bagian tengah bangunan sebagai penopang atap.

Dari ciri khas inilah muncul sebutan “Saka Tunggal”, yang dalam bahasa Jawa berarti satu tiang penyangga. Tiang tersebut tidak hanya memiliki fungsi struktural, tetapi juga dimaknai sebagai simbol keteguhan dalam menjalankan ajaran agama.

Selain itu, bangunan masjid masih mempertahankan gaya arsitektur tradisional Jawa dengan penggunaan material kayu dan unsur alami lainnya yang memberi nuansa klasik.

 

Lokasi Masjid Saka Tunggal Cikakak

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Masjid Saka Tunggal berada di Desa Cikakak, tepatnya di Kecamatan Wangon.

Lokasi ini berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Purwokerto dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi dengan waktu perjalanan sekitar satu jam.

Baca Juga  Demo Ricuh hingga Bakar Ban! Ini Simulasi “Perang Kota” Polres Purbalingga Hadapi Ancaman Kontinjensi

Sepanjang perjalanan menuju kawasan tersebut, pengunjung akan melewati hamparan persawahan serta pemandangan pedesaan yang masih hijau dan asri. Suasana ini memberikan pengalaman perjalanan yang cukup menyenangkan sebelum tiba di lokasi.

Di sekitar kompleks masjid juga terdapat area pemakaman tokoh penyebar Islam serta kawasan hutan kecil yang menjadi habitat alami kawanan kera.

 

Ikon Wisata Religi Banyumas yang Penuh Makna

Keberadaan Masjid Saka Tunggal menjadikannya sebagai salah satu ikon wisata religi di Banyumas yang memiliki nilai sejarah sekaligus budaya yang kuat.

Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi saksi perjalanan panjang penyebaran Islam di wilayah tersebut. Keunikan arsitektur serta keberadaan kawanan kera di sekitarnya menambah daya tarik bagi wisatawan.

Perpaduan antara bangunan bersejarah, suasana desa yang tenang, serta kehidupan satwa liar menjadikan kawasan Masjid Saka Tunggal Cikakak sebagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
***

 

Romansa FTV Ngapak “Nyong Tresno Karo My Crush” Siap Mengudara Besok Pagi
Cek Jadwal Imsakiyah Banjarnegara dan Sekitarnya Sebulan Penuh
Roti Bakar Legendaris Pak Markus, Cita Rasa Klasik dari Bara Arang di Purbalingga
Seluruh Fraksi DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 untuk Dibahas Lebih Lanjut
Pasar Ramadan Proklim Tambaknegara Banyumas, Ngabuburit Asyik Sambil Berburu Doorprize Kambing
TAGGED:banyumasmasjid saka tunggalwanginwisata banyumaswisata religi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan