Tren olahraga “kalcer” yang menggabungkan aktivitas fisik dengan estetika visual kini punya titik temu baru di Kabupaten Banyumas.
Stadion Kemutug Lor, yang juga populer dengan nama B23 Soccer Field, mendadak viral dan merajai laman for you page (FYP) di berbagai platform media sosial.
Bukan tanpa alasan, stadion yang terletak di lereng Gunung Slamet ini menyuguhkan pengalaman lari pagi yang kontras dengan hiruk-pikuk perkotaan.
Sebagai ikon baru Sport Tourism Banyumas nantinya, destinasi ini berhasil menarik minat masyarakat luas. Banyak pengunjung yang rela datang pagi-pagi buta bukan sekadar untuk mengejar keringat, melainkan demi berburu suasana syahdu dengan latar belakang gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.
Rincian Harga Tiket: Fasilitas Premium, Harga Merakyat
Meski dikelola oleh pihak swasta dengan sistem sewa dan beberapa titik area masih dalam tahap pengembangan, antusiasme warga tetap membeludak.
Pengelola menawarkan tarif yang sangat ramah di kantong untuk akses lintasan lari (jogging track), menjadikannya angin segar bagi para pencari fasilitas olahraga berkualitas namun terjangkau.
Berdasarkan pembaruan data di lapangan, berikut adalah detail biaya tiket masuk untuk jogging:
- Pengunjung Umum: Rp 5.000,- per orang.
- Anak Kampung Sini (AKAMSI): GRATIS!
Khusus bagi penduduk Desa Kemutug Lor, akses cuma-cuma ini diberikan sebagai bentuk kontribusi sosial pengelola kepada masyarakat sekitar. Syaratnya cukup mudah, pengunjung hanya perlu menunjukkan KTP atau Kartu Pelajar kepada petugas jaga di gerbang masuk.
Kawasan olahraga yang berada di lingkup Embung “Jelita” ini mulai beroperasi sejak pukul 05.30 hingga 18.00 WIB setiap harinya.
Daya Tarik “Joging Kalcer”: Perpaduan Outfit Stylish dan Alam Asri
Istilah “joging kalcer” kini identik dengan Stadion Kemutug Lor. Fenomena ini menggambarkan kegiatan lari yang dibalut dengan gaya berpakaian sporty-chic serta dokumentasi visual yang estetik.
Keunggulan mutlak stadion ini adalah letaknya yang berada tepat di kaki Gunung Slamet, memberikan suasana alam yang tenang dan pasokan udara murni.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pukul 05.30 hingga 08.00 WIB. Pada rentang waktu tersebut, jika cuaca mendukung, pengunjung akan ditemani gagahnya puncak Gunung Slamet yang berselimut awan tipis.
Udara dingin yang bersih dari polusi kendaraan membuat napas terasa lebih ringan, memberikan kualitas olahraga yang jauh lebih maksimal dibandingkan berlari di tengah kota Purwokerto.
Lintasan lari yang mengitari lapangan rumput hijau ini menyediakan banyak sudut instagramable .
Tak heran jika lokasi ini menjadi magnet kuat bagi generasi milenial dan Gen Z di Banyumas yang gemar mengunggah aktivitas gaya hidup sehat mereka ke media sosial.
Lokasi Strategis di Jantung Pariwisata Baturraden
Secara geografis, Stadion Kemutug Lor terletak di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Lokasinya sangat mudah ditemukan dan memiliki akses yang bersahabat bagi pendatang:
- Waktu Tempuh: Hanya sekitar 15–20 menit dari pusat kota Purwokerto jika melalui jalur utama Jalan Raya Baturraden.
- Akses Jalan: Infrastruktur jalan sudah sangat memadai, mulus, dan dapat dilalui baik oleh sepeda motor maupun mobil pribadi.
- Fasilitas: Selain jogging track dan lapangan bola standar profesional, area ini sudah dilengkapi dengan kantong parkir yang luas untuk kenyamanan pengunjung.
Olahraga Murah, Mata Segar
Kehadiran Stadion Kemutug Lor membuktikan bahwa fasilitas olahraga yang “estetik” dan berkualitas tidak harus dibanderol dengan harga selangit. Cukup dengan biaya Rp 5.000, warga Banyumas dan sekitarnya sudah bisa menikmati salah satu rute lari paling ikonik di Jawa Tengah.
Jika Anda mendambakan suasana olahraga yang berbeda dari biasanya, stadion ini adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan akhir pekan Anda.
Datanglah lebih awal untuk mendapatkan kesegaran udara terbaik dan pemandangan Gunung Slamet yang paling jernih.
***
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

