cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: May Day 2026, Buruh Cilacap Gaungkan 6 Tuntutan: Dari Pajak hingga Revisi UU
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > May Day 2026, Buruh Cilacap Gaungkan 6 Tuntutan: Dari Pajak hingga Revisi UU
Cilacap

May Day 2026, Buruh Cilacap Gaungkan 6 Tuntutan: Dari Pajak hingga Revisi UU

Tri Aji
Last updated: 1 Mei 2026 19:34
Tri Aji
Published: 1 Mei 2026
Share
Ratusan buruh menggelar aksi dan konvoi kendaraan saat peringatan May Day 2026 di Alun-alun Cilacap. (Tri Aji).
Ratusan buruh menggelar aksi dan konvoi kendaraan saat peringatan May Day 2026 di Alun-alun Cilacap. (Tri Aji).
SHARE

Ratusan buruh yang tergabung dalam aliansi serikat pekerja di Kabupaten Cilacap turun ke jalan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Mereka menggelar konvoi kendaraan yang dilanjutkan dengan aksi orasi di kawasan Alun-alun Cilacap, Jumat (1/5/2026).

Contents
  • Enam Tuntutan Jadi Sorotan
  • Isu Pekerja Migran Ikut Mengemuka
  • Audiensi dengan Pemkab, Harap Ada Kebijakan Nyata
  • Diwarnai Aksi Sosial

Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat gabungan. Dalam kegiatan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai krusial dan mendesak, khususnya terkait upaya peningkatan kesejahteraan pekerja.

Dengan membawa berbagai spanduk dan poster, massa menyuarakan aspirasi mulai dari persoalan kebijakan pajak hingga dorongan pembentukan regulasi ketenagakerjaan yang baru. Aksi ini menjadi wadah bagi buruh untuk menegaskan sikap serta harapan agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan dan perlindungan tenaga kerja.

Koordinator aksi, Dwiantoro Widagdo, menegaskan bahwa May Day bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk memperjuangkan hak-hak buruh yang hingga kini masih belum terpenuhi secara optimal.

“Kami membawa enam tuntutan yang jelas agar pemerintah benar-benar hadir dalam menjamin kesejahteraan buruh,” ujarnya.

 

Enam Tuntutan Jadi Sorotan

Dalam aksi tersebut, para buruh menyampaikan enam poin utama yang menjadi fokus perjuangan mereka. Di antaranya dorongan pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru, penghapusan sistem outsourcing dan upah murah (HOSTUM), serta reformasi kebijakan perpajakan.

Selain itu, buruh juga mendesak pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang penghapusan kekerasan di dunia kerja. Isu perlindungan pekerja migran turut menjadi perhatian, termasuk penguatan peran kontraktor lokal dan penghapusan praktik multi level vendor yang dinilai merugikan pekerja.

 

Isu Pekerja Migran Ikut Mengemuka

Aksi tersebut juga diikuti oleh Koordinasi Purna Pekerja Migran Indonesia (KOPPMI). Dalam kesempatan itu, mereka menyoroti pentingnya jaminan keberlanjutan hidup bagi para pekerja migran yang telah kembali ke tanah air.

Baca Juga  Aliansi Mahasiswa Banyumas Duduki Pendopo Si Panji, Suarakan Nasib Buruh dan Pendidikan

KOPPMI mendorong pemerintah untuk menyediakan akses pekerjaan yang layak, pelatihan keterampilan, hingga dukungan usaha bagi purna pekerja migran. Selain itu, perlindungan hukum dan jaminan sosial bagi pekerja migran, baik yang masih bekerja di luar negeri maupun yang telah kembali, juga menjadi tuntutan utama.

 

Audiensi dengan Pemkab, Harap Ada Kebijakan Nyata

Usai menyampaikan orasi, perwakilan buruh diterima dalam audiensi oleh Plt Bupati Cilacap. Dalam pertemuan tersebut, seluruh aspirasi disampaikan secara langsung dengan harapan dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret.

Buruh berharap pemerintah daerah tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga aktif membuka ruang dialog dan melibatkan serikat pekerja dalam proses perumusan kebijakan ketenagakerjaan.

 

Diwarnai Aksi Sosial

Selain aksi unjuk rasa, peringatan May Day di Cilacap juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, hingga donor darah yang terbuka untuk masyarakat umum.

Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas buruh terhadap masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa perjuangan pekerja tidak hanya berfokus pada tuntutan, tetapi juga kepedulian sosial.

Dengan berbagai isu yang diangkat, para buruh berharap peringatan May Day 2026 menjadi titik awal perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan pekerja di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cilacap.

 

Pantai Teluk Penyu Cilacap, Destinasi Favorit dengan Tiket Murah dan Panorama Laut Selatan
Seni Gondang Lesung Warnai Sedekah Bumi di Cilacap, Emak-emak Tampil Kompak Lestarikan Budaya
Gandeng Perusahaan, PKK Cilacap Latih 25 Kader Produksi Kue Bernilai Jual Jelang Ramadan
Imbas OTT KPK, THR ASN Cilacap Belum Cair Jelang Lebaran 2026
TNI dan Pemkab Cilacap Tanam Ribuan Mangrove Serentak di Pantai Sodong
TAGGED:hari buruh internasionalmay day
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan