cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Keindahan Tugu Gada Rujak Polo, Lanskap Urban Modern Banyumas
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Keindahan Tugu Gada Rujak Polo, Lanskap Urban Modern Banyumas
Banyumas Raya

Keindahan Tugu Gada Rujak Polo, Lanskap Urban Modern Banyumas

Kurnia
Last updated: 26 Mei 2026 04:14
Kurnia
Published: 26 Mei 2026
Share
Tugu Gada Rujak Polo, ikon terbaru Banyumas yang menjadi simbol urban modern. (Seputar Banyumas)
Tugu Gada Rujak Polo, ikon terbaru Banyumas yang menjadi simbol urban modern. (Seputar Banyumas)
SHARE

Sektor pariwisata di Kabupaten Banyumas terus bersolek menampakkan daya tariknya. Tidak melulu soal panorama alam Baturraden yang asri atau kelezatan mendoan hangatnya, kini pelancong disuguhi destinasi lanskap urban modern yang tidak kalah memikat di tengah kota.

Contents
  • Gemerlap Lampu dan Air Mancur Menari di Pusat Purwokerto
  • Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi Budaya di Sela Liburan
  • Perpaduan Elegan Pusaka Gada dan Kudi yang Bersahaja
  • Destinasi Urban Modern yang Ramah Traveler

Kemunculan Tugu Gada Rujak Polo yang berdiri megah di area Underpass Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, sukses mencuri perhatian para pelancong. Tugu ini pun bertransformasi menjadi sebuah tempat rekreasi visual sekaligus simbol kebanggaan baru bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah.

Bagi siapapun yang melintasi jalur ini, bangunan tersebut menyajikan pemandangan lanskap kota yang menawan, khususnya saat momen pergantian siang menuju malam.

Infrastruktur jalan raya ini dirancang apik untuk mengurai arus kendaraan sekaligus menawarkan ruang publik estetik yang meleburkan unsur modernitas dengan warisan budaya lokal.

 

Gemerlap Lampu dan Air Mancur Menari di Pusat Purwokerto

Daya pikat utama yang menjadikan Tugu Gada Rujak Polo ini begitu digemari wisatawan terletak pada atraksi instalasi air dan cahayanya. Berdiri dengan ketinggian mencapai 13 meter serta dikelilingi kolam air mancur berdiameter belasan meter, monumen berkelir emas berkilau ini memang diproyeksikan sebagai pusat keindahan kota.

Saat malam menjelang, suasana di sekitar area berganti menjadi sangat hidup berkat pendaran lampu sorot aneka warna (colorful lighting). Pancaran cahaya tersebut berpadu indah dengan gerakan air mancur dinamis yang mengitari struktur tugu.

Suasana estetik inilah yang menjadikannya sebagai spot berburu foto malam (nightb hotography) paling aesthetic bagi kalangan pencinta jalan-jalan dan anak muda saat ini.

Baca Juga  Notaris Banjarnegara Ingatkan Warga Tak Asal Tanda Tangan Dokumen

 

Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi Budaya di Sela Liburan

Selain memanjakan mata kamera, tempat ini menawarkan sensasi wisata sejarah lewat cerita masa lalu yang diembannya. Struktur utama tugu ini merupakan replika dari Gada Rujak Polo, senjata pusaka milik Raden Werkudara (Bima), figur kesatria Pandawa yang sangat dihormati dalam seni pewayangan Jawa.

Karakter Bima yang jujur, berani, tegas, dan berpendirian kuat diadaptasi sebagai fondasi prinsip hidup masyarakat Banyumas. Kehadiran senjata pusaka ini pun bukan sekadar pajangan, sebab lambangnya diadopsi langsung dalam logo resmi Kabupaten Banyumas sebagai simbol nilai kesatriaan yang dijunjung tinggi.

Bumi Banyumas sendiri telah melahirkan barisan tokoh besar dan pahlawan nasional yang menginspirasi, mulai dari RA Wirya Atmaja, Prof. Dr. Margono Soekarjo, Soeparjo Rustam, Letjen Pol Sumarto, hingga duet tokoh pergerakan Dokter Angka dan Dokter Gumbreg.

Melalui tugu megah ini, warisan keteladanan leluhur dikemas secara apik dalam rupa ikon kota bercat emas agar terus melekat di hati generasi muda.

 

Perpaduan Elegan Pusaka Gada dan Kudi yang Bersahaja

Keunikan visual dari monumen ini semakin lengkap berkat sentuhan kearifan lokal pada konstruksi bawahnya. Di sana, struktur bangunan utama tampak kokoh dikelilingi oleh barisan replika Kudi, senjata tradisional sekaligus alat kerja khas masyarakat agraris Banyumas.

Jika bagian atas melambangkan kekuatan serta ketegasan jiwa spiritual kesatria, kehadiran Kudi merepresentasikan fungsionalitas, etos kerja keras, dan kedekatan dengan rakyat kecil.

Kombinasi desain ini melahirkan ikatan filosofis yang kuat bahwa watak asli masyarakat Banyumas adalah sosok yang tangguh namun tetap rendah hati serta bersahaja.

 

Destinasi Urban Modern yang Ramah Traveler

Penataan ruang yang cermat oleh pemerintah daerah berhasil menyulap kawasan jalan raya ini menjadi destinasi urban yang nyaman untuk disinggahi.

Baca Juga  Cemburu Istri Chat Pria Lain, Pemuda di Banjarnegara Aniaya Pelajar Hingga Muntah Darah

Tersedia area pedestrian yang aman bagi wisatawan yang ingin bersantai menikmati suasana malam kota atau sekadar berfoto dengan latar belakang gemerlap lampu tugu.

Bagi Anda yang tengah mengagendakan liburan atau sekadar singgah di Purwokerto, menyempatkan diri mampir ke kawasan

Underpass Jenderal Soedirman ini akan memberikan pengalaman wisata kota yang berkesan.

Tugu Gada Rujak Polo menjadi contoh nyata bagaimana identitas tradisi masa lalu dapat dikemas menjadi sebuah landmark wisata modern yang sangat menawan.

 

PT Andhika Bangunan Perkasa Turunkan Alat Berat Bantu Penanganan Banjir Purbalingga
Wabup Purbalingga: PNS Bukan Status dan Gaya Hidup Tapi Tanggung Jawab untuk Rakyat
Nasib Apes Karyawan Toko Jus: Diperas Rp15 Juta, Bupati Banjarnegara Turun Tangan!
Seperempat Abad Tradisi Sahur Gratis Laris Group, Sajian Kasih di Barat Alun-Alun Purwokerto
Kapolres Purbalingga Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Segamas, Ini Yang Ditemukan
TAGGED:banyumastugu gada rujak polo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan