cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Gurih Nyamleng! Rempeyek Yutuk, Camilan Unik Khas Pantai Cilacap yang Jadi Buruan Wisatawan untuk Oleh-oleh
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Gurih Nyamleng! Rempeyek Yutuk, Camilan Unik Khas Pantai Cilacap yang Jadi Buruan Wisatawan untuk Oleh-oleh
Cilacap

Gurih Nyamleng! Rempeyek Yutuk, Camilan Unik Khas Pantai Cilacap yang Jadi Buruan Wisatawan untuk Oleh-oleh

Arsya Al Kaisar
Last updated: 30 Januari 2026 22:02
Arsya Al Kaisar
Published: 31 Januari 2026
Share
rempeyek yutuk
Rempeyek Yutuk adalah salah satu kuliner khas Cilacap yang cocok dijadikan oleh-oleh. (Foto: Wikipedia)
SHARE

​Kabupaten Cilacap tidak hanya tersohor sebagai kota industri dan pelabuhan, namun juga menyimpan kekayaan kuliner pesisir yang menggoda selera. Salah satu yang kini tengah naik daun dan menjadi incaran para pelancong adalah Rempeyek Yutuk.

Contents
  • ​Mengenal Yutuk: Si ‘Kepiting’ Pasir Pantai Selatan
  • Rempeyek Yutuk, ​Inovasi Oleh-oleh Khas yang Tahan Lama
  • ​Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

​Camilan tradisional ini menawarkan perpaduan cita rasa gurih yang kuat dengan tekstur renyah yang khas. Berbeda dari rempeyek pada umumnya, Rempeyek Yutuk menggunakan bahan baku unik yang hanya bisa ditemukan di pesisir pantai selatan.

​Mengenal Yutuk: Si ‘Kepiting’ Pasir Pantai Selatan

​Bagi masyarakat luar daerah, nama Yutuk mungkin terdengar asing. Yutuk sebenarnya adalah sebutan lokal untuk undur-undur laut. Hewan kecil ini hidup di balik pasir pantai pesisir selatan Jawa, termasuk Cilacap.

​Secara fisik, yutuk menyerupai kepiting kecil dengan cangkang keras. Masyarakat pesisir Cilacap telah lama mengolah yutuk menjadi berbagai hidangan karena kandungan proteinnya yang tinggi dan rasa gurih alaminya yang sangat kuat.

Rempeyek Yutuk, ​Inovasi Oleh-oleh Khas yang Tahan Lama

​Jika biasanya Cilacap identik dengan ikan asin atau terasi udang, kini Rempeyek Yutuk hadir sebagai alternatif oleh-oleh yang lebih praktis. Keunggulan camilan ini antara lain:

​Tekstur Garing: Digoreng dengan adonan tepung berbumbu rahasia hingga sangat renyah.
​Aroma Khas Laut: Memberikan sensasi makan seafood dalam bentuk camilan kering.
​Kemasan Modern: Kini banyak pelaku UMKM yang mengemasnya secara higienis sehingga tahan lama untuk dibawa perjalanan jauh.
​Produk ini sangat mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Cilacap, pasar tradisional, hingga marketplace daring (online).

​Penggerak Ekonomi UMKM Lokal

​Kehadiran Rempeyek Yutuk bukan sekadar memanjakan lidah, tetapi juga menjadi napas ekonomi bagi warga pesisir. Banyak ibu rumah tangga dan pelaku UMKM mengembangkan usaha ini secara rumahan, memanfaatkan potensi alam laut Cilacap secara berkelanjutan.

Baca Juga  11 Kecelakaan Terjadi Saat Lebaran di Cilacap, Tiga Korban Jiwa

​Dengan harga yang terjangkau dan keunikan bahan bakunya, Rempeyek Yutuk kini mulai diposisikan sebagai ikon kuliner baru yang memperkuat citra pariwisata Kabupaten Cilacap di kancah nasional.

​Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Pantai Teluk Penyu atau destinasi wisata lainnya di Cilacap, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi dan membawa pulang renyahnya Rempeyek Yutuk!

​

Operasi Keselamatan Candi 2026 di Cilacap Sasar 9 Pelanggaran Prioritas
Warung Nini Lereng, Kuliner Legend Cilacap Sejak Zaman Penjajahan dengan Kecap Produksi Sendiri
Wanita Lansia 65 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya di Cilacap
Pembunuhan Wanita di Sidareja: Terdakwa Dituntut Pekan Depan
PSI Cilacap Kembangkan Ternak Bebek Peking di Bantarsari, Targetkan Kader Lebih Mandiri
TAGGED:rempeyek yutuk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan