Kecelakaan tunggal terjadi di jalur mudik wilayah Cilacap, Selasa (17/3/2016) siang. Sebuah minibus berwarna hitam dilaporkan keluar jalur hingga terperosok ke parit di simpang tiga Kejen, Desa Sikampuh, Kecamatan Kroya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kendaraan sempat masuk ke parit dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter di tepi area persawahan.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat minibus melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian yang berupa tikungan, kendaraan diduga tidak mengikuti alur jalan dan justru melaju lurus hingga keluar badan jalan.
Akibatnya, mobil langsung terjun ke parit di sisi jalan. Dugaan sementara, pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintas di tikungan.
Warga setempat, Sudiman, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menyebut kendaraan tiba-tiba meluncur ke arah sawah tanpa tanda-tanda pengereman yang jelas.
“Mobilnya tiba-tiba nyelonong masuk sawah. Katanya sopir sempat mengalami pandangan gelap sesaat,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, kendaraan tersebut diduga merupakan milik salah satu pegawai bank di Purwokerto yang sedang melintas di jalur tersebut.
Diduga Hilang Konsentrasi, Kendaraan Masuk Parit Sawah
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, kemungkinan karena mengantuk saat berkendara. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak mampu mengikuti jalur tikungan dan akhirnya keluar dari badan jalan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, minibus mengalami kerusakan ringan akibat insiden tersebut. Proses evakuasi kendaraan dilakukan dengan bantuan mobil towing karena posisi kendaraan terjebak di lumpur dan cukup sulit untuk dikeluarkan secara manual.
Jalur Kroya-Adipala Dikenal Rawan Kecelakaan
Jalur selatan Cilacap, khususnya ruas Jalan Raya Kroya–Adipala, dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas. Meski kondisi jalan relatif mulus, tingginya volume kendaraan, terutama menjelang arus mudik Lebaran, kerap meningkatkan risiko kecelakaan.
Kendaraan besar maupun pribadi melintas hampir sepanjang hari di jalur ini. Pengendara pun diimbau untuk tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk guna menghindari kejadian serupa.

