cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dapur Ponpes dan MBG Diuji
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dapur Ponpes dan MBG Diuji
Cilacap

Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dapur Ponpes dan MBG Diuji

Tri Aji
Last updated: 1 Mei 2026 20:15
Tri Aji
Published: 1 Mei 2026
Share
Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan, Sampel Makanan Dapur Ponpes dan MBG Diuji
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono saat memberikan keterangan terkait dugaan ratusan santri alami keracunan. (Tri Aji).
SHARE

Ratusan santri di salah satu pondok pesantren wilayah Cilacap Utara dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan. Akibat kejadian tersebut, lebih dari 100 santri harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Cilacap.

Contents
  • Lebih dari 100 Santri Sempat Dirawat, Kini Tersisa 1 Pasien di RSUD
  • Dua Sampel Makanan Diuji di Laboratorium Provinsi
  • Gejala Muncul Sehari Setelah Konsumsi Makanan

Insiden ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan bahwa pihaknya segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi para santri yang dirawat.

Ia menjelaskan, peninjauan dilakukan bersama Dinas Kesehatan guna memastikan seluruh korban memperoleh perawatan yang maksimal. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti kejadian.

“Kami kemarin ke RSUD bersama pemerintah daerah, khususnya Kepala Dinas Kesehatan, untuk mengecek langsung kejadian dugaan keracunan ini,” ujar Kapolresta saat ditemui, Jumat (1/5/2026).

 

Lebih dari 100 Santri Sempat Dirawat, Kini Tersisa 1 Pasien di RSUD

Menurutnya, dari ratusan santri yang sempat menjalani perawatan, saat ini kondisi mereka sudah membaik. Sebagian besar telah diperbolehkan pulang ke pondok pesantren, dan kini hanya tersisa satu pasien yang masih dirawat di rumah sakit.

“Kemarin ada 100 lebih yang datang, khusus yang perempuan ada yang rawat inap, yang laki-laki langsung kembali ke ponpes, sampai hari ini alhamdulillah tinggal satu yang dirawat di RSUD,” ungkapnya.

 

Dua Sampel Makanan Diuji di Laboratorium Provinsi

Untuk memastikan penyebab keracunan, petugas telah mengambil dua sampel makanan. Sampel tersebut berasal dari makanan yang diduga dikonsumsi para santri, yakni dari MBG serta dari dapur pondok pesantren.

Budi menjelaskan, seluruh sampel telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk dilakukan uji laboratorium di tingkat provinsi. Hingga kini, hasil pemeriksaan tersebut masih dalam proses dan belum dapat disimpulkan.

Baca Juga  Jamaah Haji Cilacap 2026 Tembus 1.270 Orang, Layanan Ramah Lansia Mulai Diperkuat

“Ada dua sampel makanan yang diambil, dari MBG dan dari pondok pesantren. Saat ini sedang diuji di laboratorium provinsi, hasilnya masih menunggu,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan tenaga medis guna mengetahui detail kejadian, termasuk gejala yang dialami para santri, waktu mulai munculnya keluhan, hingga proses penanganan di rumah sakit.

 

Gejala Muncul Sehari Setelah Konsumsi Makanan

Kapolrest menyebut, peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/4) Namun, gejala keracunan baru mulai dirasakan para santri pada Rabu (29/4) sehari setelah diduga mengonsumsi makanan tersebut.

Jumlah santri yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang, terdiri dari santri laki-laki dan perempuan. Untuk santri perempuan, sebagian sempat menjalani rawat inap, sementara santri laki-laki umumnya hanya mendapatkan perawatan singkat sebelum kembali ke pondok.

Meski begitu, penyebab pasti kejadian ini masih belum dapat dipastikan. Pihak berwenang menegaskan akan menunggu hasil uji laboratorium sebelum mengambil kesimpulan lebih lanjut.

“Kita belum bisa memastikan penyebabnya, karena masih menunggu hasil pemeriksaan sampel,” tegas Budi.

Hingga saat ini, kondisi para santri dilaporkan terus membaik. Aparat bersama pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan serta mengambil langkah lanjutan setelah hasil uji laboratorium keluar.

Eks Sekda Cilacap Awaluddin Muuri Divonis 2,5 Tahun Penjara
Tegas! Lapas Terbuka Nusakambangan Deklarasi Zero Halinar
Cek 5 Rute Sepeda Favorit di Cilacap: Ada Jalur Titik Nol hingga Pesisir, Lengkap dengan Jaraknya!
Seni Gondang Lesung Warnai Sedekah Bumi di Cilacap, Emak-emak Tampil Kompak Lestarikan Budaya
BREAKING NEWS: Duar! Mesin Pengering SPPG di Pekuncen Banyumas Meledak, Suara Dentuman Terdengar Hingga Radius 1 KM
TAGGED:mbgPolresta Cilacaprsud cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan