cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Sentra Cobek Desa Karangjengkol Cilacap, Begini Proses Produksi dari Batu Gunung
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > Sentra Cobek Desa Karangjengkol Cilacap, Begini Proses Produksi dari Batu Gunung
Cilacap

Sentra Cobek Desa Karangjengkol Cilacap, Begini Proses Produksi dari Batu Gunung

Kurnia
Last updated: 6 April 2026 04:36
Kurnia
Published: 6 April 2026
Share
Sentra cobek desa karangjengkol cilacap umahe ciri watu
Hasil kerajinan ciri mutu dari Umahe Ciri Watu di Desa Karangjengkol, Kesugihan, Cilacap. (Foto: TikTok @kknkarangjengkol)
SHARE

Desa Karangjengkol, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, dikenal sebagai salah satu sentra produksi cobek batu yang masih eksis hingga kini. Di tengah gempuran peralatan dapur modern, para pengrajin di desa ini tetap mempertahankan cara tradisional dalam mengolah batu gunung menjadi cobek (ciri) dan ulekan (mutu) berkualitas.

Contents
  • Proses Produksi Cobek dari Batu Gunung
  • Pemilihan dan Pemotongan Batu
  • Pembentukan Pola Awal
  • Penghalusan Bagian Luar
  • Pembuatan Cekungan Tengah
  • Finishing dan Pemeriksaan
  • Potensi Ekonomi dan Wisata Edukasi
  • Hasilkan Peralatan Dapur yang Berkualitas

Kegiatan produksi terpusat di Umahe Ciri Watu, tempat para pengrajin memadukan teknik manual dengan bantuan alat mekanis sederhana. Hasilnya, cobek yang dihasilkan tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi.

 

Proses Produksi Cobek dari Batu Gunung

Selanjutnya, beginilah proses produksi cobek dari batu gunung oleh Sentra Umahe Ciri Watu seperti mengutip unggahan TikTok @kknkarangjengkol.

 

Pemilihan dan Pemotongan Batu

Proses pembuatan cobek diawali dengan memilih batu gunung berukuran besar sebagai bahan baku. Batu tersebut kemudian dipotong menggunakan mesin khusus agar mendapatkan ukuran yang sesuai.

Selama pemotongan berlangsung, air dialirkan ke mata pisau untuk mengurangi debu sekaligus menjaga suhu alat tetap stabil. Teknik ini juga membantu menghasilkan potongan yang lebih rapi dan minim risiko retak.

 

Pembentukan Pola Awal

Setelah dipotong, batu mulai dibentuk menjadi pola dasar cobek. Bagian pinggir dirapikan hingga menyerupai lingkaran.

Pada tahap ini, hasilnya masih berupa lempengan batu tebal dengan permukaan kasar. Namun, bentuk cobek sudah mulai terlihat.

 

Penghalusan Bagian Luar

Tahap berikutnya adalah menghaluskan bagian luar menggunakan gerinda tangan. Pengrajin mengikis sisi batu secara perlahan hingga membentuk lingkaran yang simetris.

Baca Juga  Wujudkan Kemandirian Ekonomi, PKBM Annisa Cilacap Launching 'Dapoer Ketapang', Bisa Kursus Gratis dan Dapat Modal!

Ketelitian sangat diperlukan agar hasil akhir tidak hanya rapi, tetapi juga nyaman saat digunakan.

 

Pembuatan Cekungan Tengah

Cekungan pada bagian tengah cobek dibuat dengan cara dipahat secara manual. Proses ini dilakukan hingga kedalaman tertentu sesuai kebutuhan.

Setelah itu, bagian dalam kembali dihaluskan agar permukaannya tidak terlalu kasar, sehingga lebih efektif digunakan untuk mengulek bumbu.

 

Finishing dan Pemeriksaan

Pada tahap akhir, cobek yang sudah terbentuk akan diperiksa untuk memastikan kualitasnya. Pengrajin memastikan tidak ada retakan atau cacat yang dapat memengaruhi fungsi.

Keunggulan cobek dari Desa Karangjengkol terletak pada bahan batu gunung asli yang kuat dan tidak mudah berpasir. Hal ini menjadikannya aman dan tahan lama untuk penggunaan sehari-hari.

 

Potensi Ekonomi dan Wisata Edukasi

Keberadaan sentra cobek di Desa Karangjengkol memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Banyak masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari kerajinan ini, baik sebagai pengrajin maupun pekerja di sektor pendukung.

Selain itu, Umahe Ciri Watu kini mulai dikenal sebagai destinasi wisata edukasi. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan cobek dari awal hingga selesai, sekaligus belajar tentang nilai tradisi yang masih dijaga.

 

Hasilkan Peralatan Dapur yang Berkualitas

Sentra cobek di Desa Karangjengkol, Cilacap, menjadi bukti bahwa kerajinan tradisional masih memiliki tempat di tengah modernisasi. Dari batu gunung yang sederhana, lahir produk peralatan dapur yang kuat, fungsional, dan bernilai budaya.

Dengan terus berkembangnya minat masyarakat dan potensi wisata edukasi, kerajinan cobek ini diharapkan mampu menjadi salah satu ikon unggulan daerah sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Cilacap ke tingkat yang lebih luas.

***

Pacu Daya Saing Ekonomi, Pemkab Cilacap Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi Digital
Jelang Lebaran 2026, Bupati Syamsul Targetkan Jalur Mudik Cilacap Bebas Lubang
Efek OTT KPK di Cilacap, Isu Demosi Pejabat dan Layanan Publik Terganggu Menguat
Lotek Bu Jamiyem Cilacap: Kuliner Legendaris yang Eksis Sejak 1966, Cuma 8 Ribuan!
Tragis! Perempuan di Kroya Tewas Tertemper KA Malioboro Ekspres, Ditemukan di Bawah Jembatan
TAGGED:karangjengkol kesugihan cilacapsentra cobek cilacapumahe ciri watu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan