Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jateng mendiskualifikasi PSIR Rembang dari Liga 4 Jateng. Putusan ini seperti terkuak di info Instagram PSSI Jateng. Diskualifikasi ini adalah buntut dari kerusuhan yang terjadi di Stadion Krida Rembang usai laga leg kedua semifinal Liga 4 Jateng antara PSIR vs Persak, Kamis (12/2/2026). Kerusuhan terjadi ketika penonton masuk ke lapangan dan menyerang wasit.
Selain mendiskualifikasi PSIR Rembang, Komdis PSSI Jateng juga memberikan sanksi lainnya yakni denda Rp45 juta pada PSIR terkait kerusuhan, denda Rp5 juta pada PSIR terkait penonton melempar botol ke lapangan. Kemudian, PSIR dilarang main kandang di enam laga Liga 4 Jateng musim depan.
Komdis juga menghukum panitia pelaksana pertandingan yakni Abdul Rohman. Abdul Rohman dilarang masuk stadion dan terlibat di sepak bola seumur hidup.
Sanksi ini tentu jadi pukulan telak PSIR. Sebab, mereka memang sedang lumayan dan ingin naik kasta. Mereka pun sebenarnya juga lolos ke Liga 4 Nasional untuk kemudian berjuang promosi ke Liga Nusantara. Tapi, dengan adanya sanksi ini, maka impian PSIR Rembang buyar.
Liga 4 Jateng: Pengganti PSIR ke Fase Nasional Belum Diketahui
Karena sanksi pada PSIR itu maka secara logis Laskar Dampo Awang tidak bisa ikut ke Liga 4 Nasional. Sampai saat ini belum diketahui siapa yang akan menggantikan PSIR Rembang di putaran nasional. Sekadar diketahui, bahwa 4 tim yang lolos ke semifinal Liga 4 Jateng, lolos ke Liga 4 Nasional.

