Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banjarnegara mulai menemui titik terang.
Sebanyak empat pejabat eselon II resmi dinyatakan lolos seleksi administrasi dan siap bertarung dalam tahap uji kompetensi untuk memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banjarnegara, Esti Widodo, pada Rabu (4/2/2026). Ia menyebutkan bahwa hingga pendaftaran ditutup pada Senin (2/2), terdapat empat nama yang berkasnya dinyatakan memenuhi syarat (MS).
Siapa Saja Mereka?
Menariknya, dari empat nama yang muncul, terdapat variasi latar belakang posisi yang cukup kuat, mulai dari pengawasan, pemberdayaan masyarakat, hingga perencanaan daerah. Berikut daftar empat kandidatnya:




Plt Sekda Memilih Absen
Satu hal yang cukup menyedot perhatian adalah tidak adanya nama Tursiman dalam daftar pendaftar. Padahal, saat ini Tursiman menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Banjarnegara.
”Plt Sekda Banjarnegara, Tursiman, tidak ikut mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka kali ini,” ungkap Esti Widodo kepada wartawan.
Langsung Gas Tahap Uji Kompetensi
Karena jumlah pendaftar sudah memenuhi batas minimal regulasi (minimal 4 orang), Panitia Seleksi (Pansel) memastikan tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran. Proses seleksi pun langsung tancap gas ke tahap krusial.
”Jika pendaftar kurang dari empat, pendaftaran harus diperpanjang tujuh hari. Karena sudah terpenuhi, seleksi langsung masuk tahap berikutnya,” jelas Esti.
Jadwal Tahapan Seleksi Selanjutnya:
- 5–6 Februari 2026: Uji Kompetensi (Assesment) oleh Pemprov Jawa Tengah.
- 11–12 Februari 2026: Penyusunan makalah dan wawancara mendalam.
Sistem Gugur Menuju Tiga Besar
Nantinya, dari empat nama tersebut, tim pansel akan mengerucutkan pilihan menjadi tiga nama terbaik.
Hasil akhir berupa tiga besar tersebut akan diserahkan kepada Bupati Banjarnegara. Bupati memiliki hak prerogatif untuk memilih satu nama yang dianggap paling kompeten untuk dilantik sebagai Sekda definitif.
Esti menegaskan bahwa seluruh proses ini menggunakan merit system untuk menjamin transparansi.
”Harapannya, Banjarnegara mendapatkan Sekda yang mampu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah serta membantu pimpinan dalam pelayanan publik,” pungkasnya.

