cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: Menilik Restorasi Lokomotif Uap Abad ke-19 Eks PG Klampok Banjarnegara di Belanda
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Banyumas Raya > Menilik Restorasi Lokomotif Uap Abad ke-19 Eks PG Klampok Banjarnegara di Belanda
Banyumas Raya

Menilik Restorasi Lokomotif Uap Abad ke-19 Eks PG Klampok Banjarnegara di Belanda

Heri Cahyono
Last updated: 22 Juni 2026 13:11
Heri Cahyono
Published: 22 Juni 2026
Share
Lokomotif bersejarah dari Pabrik gula Klampok Banjarnegara yang sedang direstorasi di Belanda, Minggu 21 Juni 2026. (Foto: dok Webinar KSPI)
Lokomotif bersejarah dari Pabrik gula Klampok Banjarnegara yang sedang direstorasi di Belanda, Minggu 21 Juni 2026. (Foto: dok Webinar KSPI)
SHARE

Sejarah panjang perkeretaapian masa Hindia Belanda kembali menjadi sorotan. Sebuah lokomotif uap berusia hampir satu abad yang pernah beroperasi di Pabrik Gula (PG) Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kini tengah menjalani proses restorasi di Belanda.

Contents
  • ​Birokrasi Panjang dan Biaya Besar
  • ​Keprihatinan Nasib Aset Sejarah

​Kisah penyelamatan aset bersejarah ini diungkap dalam webinar internasional bertajuk 100 Year D&B Locomotive of PG Soemberhardjo yang digelar oleh Komunitas Sejarah Perkeretaapian Indonesia (KSPI) pada Minggu (21/6/2026).

​Peneliti sejarah perkeretaapian asal Belanda, Gerrard de Graaf, menjelaskan bahwa lokomotif berjalur sempit yang kini bernama resmi Soemberhardjo Nomor 09 tersebut memiliki rekam jejak panjang. Sebelum dipindahkan ke PG Sumberharjo dan akhirnya diboyong ke Belanda, armada ini merupakan tulang punggung angkutan tebu di PG Klampok.

 

​Birokrasi Panjang dan Biaya Besar

​Membawa pulang lokomotif tersebut ke Eropa bukan perkara mudah. Perwakilan dari The Nederlands Smalspoor Museum tersebut membeberkan bahwa pihaknya harus melewati proses birokrasi dan perizinan yang rumit dengan Pemerintah Indonesia.

​”Dua lokomotif yang kami bawa ke Belanda harus melewati birokrasi yang cukup panjang. Selain itu, kami juga harus menebusnya sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp81 juta) kepada Kementerian BUMN. Biaya pengangkutannya pun sangat mahal,” ujar Gerrard, yang juga penulis buku De Indische Mijnspoorwegen.

​Meski menelan biaya besar, Gerrard berharap langkah ini menjadi jembatan kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Belanda dalam hal pertukaran informasi serta pelestarian artefak sejarah di masa depan. Ia juga membuka diri untuk membantu menyediakan akses data sejarah PG Klampok yang tersimpan di arsip Belanda.

 

​Keprihatinan Nasib Aset Sejarah

​Upaya restorasi oleh komunitas Du Croo and Brauns Locomotive di Belanda ini mendapat apresiasi sekaligus catatan kritis dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Banjarnegara. Ketua TACB Banjarnegara, Heni Purwono, menyayangkan masih banyaknya aset perkeretaapian bernilai tinggi di dalam negeri yang terbengkalai, bahkan berakhir di tempat loak.

Baca Juga  Panaskan Mesin Tempur, Persilaga SPARTA U-15 Matangkan Persiapan Jelang Piala Soeratin 2026

​”Kami prihatin karena banyak aset sejarah yang luar biasa justru terbengkalai. Bahkan beberapa lokomotif uap yang memiliki nilai sejarah tinggi pernah dijual sebagai besi kiloan. Padahal pelestarian sejarah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Heni.

​Saat ini, Pemkab Banjarnegara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tengah berupaya keras menyelamatkan kawasan bekas PG Klampok. Beberapa bangunan inti telah ditetapkan sebagai cagar budaya, dan saat ini sedang diusulkan agar seluruh kawasan bekas pabrik gula tersebut mendapat status kawasan cagar budaya demi melindungi struktur dan benda bersejarah yang tersisa.

​

DPRD Purbalingga Terima Penghargaan Dari BNN atas Komitmen Lingkungan Bersih Narkoba
Rekomendasi 10 Hotel di Purwokerto untuk Iftar All You Can Eat 2026, Buka Puasa Makin Berkesan
SAH! HR Bambang Irawan Kembali Pimpin Karang Taruna Purbalingga 2026-2031
Mengusung Tema ‘Spirit of Harmony’, Dieng Culture Festival 2026 Kembali Digelar Agustus Mendatang
Tukang Tambal Ban di Purwokerto Disidang karena Nyambi Tawarkan Judi Togel
TAGGED:kereta uaplokomotifpabrik gula klampok banjarnegara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan