Setelah tiga hari melakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Raihan Azka Fadhilah (13), santri Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Serayu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (24/5/2026) siang sekitar pukul 12.43 WIB.
​Kepala BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, melalui Kabid Darlog, Raib, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan di kawasan Depo Pasir Dermasari, aliran Sungai Serayu, tepatnya di Dusun Bodong RT 01 RW 06, Desa Dermasari, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.
​”Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 16 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam di kawasan Kedung Putri, Sungai Serayu, Desa Rakit, Kecamatan Rakit,” ujar Raib, Minggu (24/5).
​Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Usai melaksanakan ibadah salat Jumat, Raihan bersama 11 rekan sesama santri pergi bermain dan berenang di Sungai Serayu.
​Nahas, korban diduga kuat terseret arus sungai yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam. Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat tubuh korban dengan cepat hilang terbawa aliran sungai.
​Operasi Pencarian Maksimal
Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran menggunakan perahu karet, mulai dari titik awal kejadian hingga wilayah Jembatan Dermasari sejauh 16 kilometer.
​Tidak hanya menyisir permukaan air, petugas juga melakukan penyelaman di lokasi awal tenggelamnya korban. Dalam operasi ini, Basarnas mengerahkan perangkat sonar genggam canggih Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan objek di bawah permukaan air.
​Proses Evakuasi: Setelah berhasil ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Susukan 1 untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang dengan didampingi pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah untuk pemulasaraan, sebelum disalatkan di pondok pesantren dan dipulangkan ke rumah duka.
​Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi ditutup. Pihak BPBD Kabupaten Banjarnegara menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas Pos Wonosobo, TNI-Polri, PMI, Damkar, Tagana, MDMC, relawan, pihak ponpes, hingga warga sekitar yang bahu-membahu dalam proses evakuasi.
​






