Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili memicu kenaikan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah Kabupaten Cilacap. Aktivitas di sejumlah stasiun tampak lebih ramai dibanding hari biasa, dengan Stasiun Kroya menjadi simpul perjalanan paling padat selama masa liburan.
Lonjakan penumpang tercatat di delapan stasiun yang melayani wilayah Cilacap, meliputi Stasiun Cilacap, Kroya, Sidareja, Maos, Kawunganten, Gumilir, Gandrungmangu, hingga Jeruklegi. Arus keberangkatan dan kedatangan di stasiun-stasiun tersebut meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur untuk bepergian maupun pulang ke kampung halaman.
Di antara seluruh stasiun tersebut, Kroya menempati posisi teratas sebagai stasiun dengan pergerakan penumpang tertinggi, dengan angka kedatangan yang menembus sekitar 1.700 orang per hari. Kondisi ini menunjukkan peran strategis Kroya sebagai titik transit dan keberangkatan utama di wilayah barat Kabupaten Cilacap selama periode libur Imlek.
Keberangkatan Naik 30 Persen
Menjelang libur Imlek pada Jumat (13/2), tercatat sebanyak 3.688 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di Cilacap. Memasuki hari pertama libur, Sabtu (14/2), jumlah itu meningkat menjadi 3.892 penumpang.
Sementara hingga Minggu (15/2) siang, angka keberangkatan sudah mencapai 3.337 penumpang. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan lonjakan sudah terlihat sejak awal masa libur.
“Pada hari pertama libur Imlek, Sabtu (14/2), jumlah penumpang berangkat meningkat sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata melayani 3.000 penumpang per hari,” ujarnya.
Arus Kedatangan Ikut Melonjak
Tak hanya keberangkatan, arus kedatangan penumpang juga mengalami peningkatan tajam. Pada Sabtu (14/2), tercatat 4.167 penumpang turun di stasiun-stasiun wilayah Cilacap. Sedangkan hingga Minggu (15/2), jumlah kedatangan mencapai 4.239 penumpang dan masih berpotensi bertambah.
Secara persentase, angka kedatangan ini meningkat sekitar 37 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar 3.100 penumpang.
Kroya Jadi Stasiun Tersibuk
Selama periode libur Imlek, Stasiun Kroya menjadi stasiun dengan mobilitas pelanggan tertinggi di Kabupaten Cilacap. Rata-rata sekitar 1.466 penumpang berangkat dan 1.701 penumpang datang setiap harinya.
Di bawah Kroya, pergerakan penumpang cukup tinggi juga terjadi di Stasiun Cilacap, Sidareja, Maos, dan Gumilir.
KAI Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh aspek operasional telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, keandalan perjalanan kereta, hingga pelayanan pelanggan di stasiun.
Pihak KAI mengimbau pelanggan datang lebih awal, minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, agar proses boarding berjalan lancar dan tidak tertinggal kereta.
Penumpang juga diminta memperhatikan barang bawaan serta tidak membawa muatan berlebihan demi kenyamanan bersama selama perjalanan.






