Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol. (Purn) Agus Andriant meninjau langsung aktivitas produksi di Workshop FABA Nusakambangan Berdaya, Selasa (10/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama anggota Komisi XIII DPR RI untuk memastikan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) berjalan efektif dan memberikan dampak nyata.
Pastikan Pembinaan Kemandirian Berjalan Optimal
Dalam kunjungan itu, Agus memantau langsung proses produksi yang melibatkan petugas lapas bersama 30 WBP. Sejak pagi hari, para warga binaan telah memulai aktivitas dengan pembagian tugas kerja. Mereka juga melakukan pembersihan dan penataan area workshop untuk memastikan proses produksi berlangsung tertib dan memenuhi standar keselamatan kerja.
Rombongan tiba di lokasi workshop sekitar pukul 08.45 WIB. Agus kemudian berkeliling area produksi, menyaksikan proses kerja para warga binaan sekaligus berdialog dengan petugas dan WBP. Ia juga meninjau sejumlah hasil produk yang dihasilkan dari program pelatihan keterampilan di Nusakambangan.
Pembinaan Tak Hanya Fokus Keamanan
Agus menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program pembinaan kemandirian di workshop tersebut. Menurutnya, sistem pemasyarakatan saat ini harus mampu menyeimbangkan aspek keamanan dengan pemberdayaan warga binaan melalui pelatihan keterampilan produktif.
“Workshop FABA Nusakambangan Berdaya menunjukkan pembinaan di lapas tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pemberdayaan dan peningkatan keterampilan WBP agar memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat,” ujar Agus.
Produksi Capai Ribuan Unit dalam Sehari
Usai meninjau workshop, Agus bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungan ke lokasi program ketahanan pangan lain yang berada di kawasan Nusakambangan.
Sementara itu, kegiatan produksi di workshop tetap berjalan hingga pukul 14.30 WIB. Dalam satu hari, workshop tersebut mampu menghasilkan 1.161 unit produk. Setelah kegiatan selesai, petugas bersama warga binaan melakukan penataan kembali alat pelindung diri (APD) serta membersihkan area kerja.
Seluruh proses produksi berlangsung di bawah pendampingan dan pengamanan petugas Lapas Karanganyar Nusakambangan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

