Di tengah momentum Hari Raya Idulfitri, layanan darurat 110 Polresta Cilacap tetap aktif tanpa jeda untuk menerima berbagai laporan dari masyarakat. Di balik layanan yang terus berjalan itu, petugas dihadapkan pada tantangan meningkatnya panggilan prank yang berpotensi menghambat respons.
Meski kerap menerima telepon iseng, operator tetap bekerja secara profesional. Setiap panggilan yang masuk tetap dilayani dengan serius dan ditindaklanjuti sesuai prosedur, guna memastikan tidak ada laporan penting yang terlewat.
Salah satu operator layanan 110 Polresta Cilacap, Bripda Bagus Ungguh Setiawan, menegaskan bahwa dirinya bersama tim tetap siaga tanpa mengenal waktu.
“Kami tetap siaga menerima setiap panggilan masyarakat, terutama di momen Lebaran. Layanan 110 ini hadir agar masyarakat merasa aman dan selalu punya tempat untuk meminta bantuan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Semua Panggilan Tetap Direspons
Selama periode Lebaran, layanan 110 menjadi garda terdepan dalam menerima berbagai laporan, mulai dari gangguan kamtibmas hingga permintaan bantuan darurat. Setiap laporan yang masuk langsung diteruskan kepada petugas di lapangan agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Namun di lapangan, tidak semua panggilan yang masuk benar-benar merupakan laporan darurat. Panggilan prank masih kerap terjadi dan menyita waktu operator.
Meski begitu, Bripda Bagus menegaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta mengabaikan panggilan tersebut. Semua tetap dilayani dengan pendekatan humanis.
“Tidak semua panggilan bisa langsung dinilai serius atau tidak, sehingga kami tetap merespons semuanya demi memastikan tidak ada laporan darurat yang terlewat,” katanya.
Ia menambahkan, sikap profesional tetap menjadi prioritas, meskipun harus menghadapi gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Meski ada panggilan prank, kami tetap melayani dengan sabar dan profesional. Karena bagi kami, setiap panggilan tetap berpotensi menjadi laporan darurat,” tegasnya.
Polisi Minta Layanan Tidak Disalahgunakan
Polresta Cilacap mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan layanan darurat 110. Panggilan iseng dinilai dapat menghambat penanganan terhadap laporan yang benar-benar membutuhkan bantuan cepat.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak menggunakan layanan 110, khususnya saat Lebaran, agar benar-benar dimanfaatkan untuk kondisi yang membutuhkan penanganan cepat,” pungkasnya.
Dengan komitmen tersebut, Polresta Cilacap memastikan layanan 110 tetap berjalan optimal selama arus mudik dan balik Lebaran, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.

